Materi Bahasa Indonesia Kelas Xi Kurikulum 2013

Materi Bahasa Indonesia Kelas Xi Kurikulum 2013 – 2 Tujuan Pembelajaran: Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa mampu: 1. memahami, membandingkan, menganalisis dan mengevaluasi teks ekspositori kompleks baik lisan maupun tulisan; dan 2. menafsirkan, memproduksi, mengedit, meringkas, dan mengadaptasi versi teks ekspositori kompleks dalam bentuk lisan dan tulisan. Berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, siswa: 1. Mensyukuri karunia Tuhan berupa bahasa Indonesia yang ada dan menggunakannya sesuai norma dan konteks untuk mempersatukan bangsa. 2. Mensyukuri anugerah Tuhan atas keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi untuk memahami, menerapkan dan menganalisis informasi lisan dan tulisan melalui cerita, pantun, fabel, penjelasan kompleks dan resensi/ulasan film/drama; 3. Mensyukuri anugerah Tuhan atas keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi untuk mengolah, menalar, dan menyajikan informasi lisan dan tulis melalui cerita, pantun, fabel, penjelasan kompleks, dan resensi/ulasan film/drama . ; dan 4. Menunjukkan perilaku jujur, peduli, santun dan bertanggung jawab dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menjelaskan. Teks Panjang Kompleks Mengidentifikasi teks panjang yang kompleks. Mendeskripsikan ciri-ciri bahasa dalam teks eksposisi kompleks. Temukan perbedaan isi, struktur, dan ciri kebahasaan dalam dua teks eksposisi kompleks. Mengidentifikasi langkah-langkah untuk mengelaborasi teks eksposisi yang kompleks. Perluasan teks ekspositori kompleks. Temukan kesalahan dalam teks ekspositori kompleks. Ringkas teks ekspositori kompleks dalam satu paragraf. Mengonversi teks panjang yang rumit menjadi jenis teks lainnya. Memahami makna teks eksposisi kompleks. Memahami struktur dan isi teks eksposisi yang kompleks. Memahami ciri-ciri bahasa dalam teks eksposisi kompleks. Mampu membandingkan perbedaan isi, struktur, dan ciri kebahasaan dalam dua teks eksposisi kompleks. Mampu menulis teks eksplanasi kompleks. Hati-hati dan kritis saat mengedit teks ekspositori yang kompleks. Mampu meringkas atau meringkas teks eksposisi kompleks dalam satu paragraf. Ambil sikap proaktif dan kreatif saat mengonversi teks ekspositori yang kompleks ke jenis teks lain. 2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 Kunci Jawaban dan Pembahasan

3 1. Jawaban: Teks ekspositori kompleks adalah karangan yang menjelaskan hubungan sebab akibat antara fenomena alam atau proses bekerjanya fenomena alam dan sosial. 2. Jawaban: Teks ekspositori kompleks yang bertujuan menjelaskan atau menjelaskan rangkaian proses dari suatu fenomena alam, fenomena alam, atau fenomena sosiokultural. 3. Jawaban: Berikut ciri-ciri teks eksposisi kompleks. a Unggah informasi berdasarkan fakta. B. Mengandung informasi ilmiah. C. menggambarkan situasi atau fenomena. 4. Jawaban: Struktur teks ekspositori kompleks terdiri dari pernyataan umum, rangkaian argumen atau baris penjelasan (interpretasi), dan kesimpulan (interpretasi). Pernyataan Umum Bagian pembuka teks ekspositori kompleks memuat informasi yang mengidentifikasikan proses, aspek, atau fenomena yang akan dideskripsikan. Identifikasi biasanya akan dimulai dengan jawaban atas pertanyaan umum. B. Rantai Penjelasan (Complex Explanation) Pada bagian ini akan diuraikan rantai sebab-sebab proses atau peristiwa dan akan dijelaskan hubungan sebab akibat dari aspek-aspek atau peristiwa. Bagian ini merupakan inti dari penjelasan yang disampaikan. Beberapa istilah teknis muncul di bagian ini. Terkadang istilah teknis disertai dengan penjelasan maknanya, terutama istilah ilmiah yang jarang digunakan. C. Kesimpulan (Penjelasan) Tujuan dari kesimpulan teks eksposisi adalah mengakhiri eksposisi dengan meringkas pokok permasalahan. Terkadang sudut pandang ditambahkan di akhir pernyataan, serta bagaimana peristiwa atau fenomena kausal dijelaskan. Kesimpulan juga berisi pemikiran atau pendapat penulis yang bersifat opsional, boleh ada atau tidak ada. 5. Jawaban: Berikut langkah-langkah menyusun teks ekspositori kompleks. a Menentukan tema/tema pelajaran. B. Tentukan tujuan menulis. C. Mengumpulkan data dari berbagai sumber. d. Siapkan kerangka esai sesuai dengan topik yang dipilih. Kembangkan kerangka saya menjadi esai ekspositori yang kompleks. 6. Jawab: Manfaat dari skema geladi adalah untuk mengadakan geladi secara teratur. Beberapa manfaat lain dari skema tersebut adalah sebagai berikut. Memfasilitasi diskusi tulisan. B. Mencegah isi teks menyimpang dari tujuan aslinya. C. Hindari mengerjakan suatu topik dua kali atau lebih. d. Ini memudahkan penulis untuk menemukan konten tambahan. Saya memastikan penulisnya konseptual, lengkap, dan terarah. F. Memudahkan penulis untuk mencapai puncak yang berbeda. 7. Jawaban: Menyunting teks panjang yang rumit adalah kegiatan memeriksa dan mengoreksi teks atau teks panjang yang kompleks. 8. Jawaban: Berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti saat mengedit teks panjang yang rumit. a Baca kalimat demi kalimat untuk menemukan kesalahan ejaan, pilihan kata, atau pola kalimat. B. Perbaiki salah eja, ganti kata yang tidak pantas, dan perbaiki kalimat yang salah. Pembenaran kalimat dapat dilakukan dengan penambahan kata, penggantian kata, pengurangan kata dan perubahan susunan kata dalam kalimat sehingga menjadi kalimat yang padu. C. Periksa keselarasan paragraf untuk kesalahan. Kesalahan dalam paragraf dapat diperbaiki dengan menghilangkan kalimat yang tidak konsisten, mengganti kalimat yang tidak konsisten dengan kalimat yang konsisten, atau menambahkan kalimat agar paragraf menjadi koheren. Bahasa Indonesia Kelas Diskusi dan Kunci Jawaban XI Semester 2 3

Materi Bahasa Indonesia Kelas Xi Kurikulum 2013

Materi Bahasa Indonesia Kelas Xi Kurikulum 2013

4 d. Paragraf yang tidak konsisten dapat diperbaiki dengan membuang paragraf yang tidak konsisten, menyusun paragraf dalam urutan yang benar, atau menambahkan paragraf di antara paragraf yang tidak konsisten. 9. Jawaban: Saat meringkas teks ekspositori kompleks, beberapa aspek harus diingat yang diberikan di bawah ini. a Baca teks dengan cermat dan hati-hati. B. Ingatlah ide-ide penting yang tercakup dalam teks. C. Tulis dan kembangkan ringkasan teks berdasarkan gagasan utama dalam bahasa Anda sendiri. 10. Jawab: Transformasi adalah kegiatan mengubah teks menjadi teks jenis lain, misalnya mengubah teks ekspositori kompleks menjadi teks laporan observasional atau teks ekspositori. A. 1. Contoh jawaban: Gambar mewakili fenomena sosial yang terjadi di sekitar kehidupan kita, seperti meningkatnya jumlah anak mengamen di jalanan, pemungut sampah yang mencari nafkah di tempat pembuangan sampah, PKL Alasannya sempit dan keberadaannya jalan setapak. dari pengemis. Mengurangi keindahan kota. 2. Contoh jawaban: Secara singkat, pembangunan ekonomi di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas kesempatan kerja dan berusaha, meningkatkan distribusi pendapatan masyarakat, dan meningkatkan hubungan antardaerah. Namun, fenomena ini terjadi karena tumbuhnya kesenjangan atau ketimpangan distribusi pendapatan antar kelompok yang berbeda. Menurut saya, masalah ini erat kaitannya dengan faktor kemiskinan dan keterbatasan kemampuan masing-masing individu. 3. Contoh jawaban: Fenomena sosial muncul dari tingkah lakunya dalam kehidupan manusia, sehingga fenomena sosial menjadi situasi atau peristiwa tertentu. Faktor kemiskinan struktural, budaya dan mental sangat mempengaruhi terjadinya perilaku tersebut. 4. Contoh jawaban: Lonjakan pertumbuhan di kota-kota besar Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi. Alhasil, kota-kota tersebut akan menjadi magnet bagi penduduknya untuk mencari pekerjaan dan tempat tinggal. Masalah ini akhirnya memunculkan fenomena urbanisasi yang berlebihan. Fenomena sosial ini merupakan hasil dari kemajuan pembangunan. 5. Contoh Jawaban: Memang kemiskinan bukan satu-satunya penyebab fenomena sosial ini. Namun, kemiskinan bisa menjadi akar penyebabnya. Padahal, fenomena ini bisa dihindari. Setiap manusia harus berusaha memecahkan masalah kemiskinan yang dihadapinya. Selain itu, diperlukan upaya untuk menghilangkan atau mengurangi fenomena sosial melalui strategi dan bentuk intervensi yang tepat, seperti pertumbuhan ekonomi yang pro-poor dan berkelanjutan, good governance dan pemerataan pembangunan di bidang sosial. B. 1. Jawaban: Mirage adalah pembiasan cahaya dengan kerapatan berbeda untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada. 2. Jawaban: Mirage terjadi karena pembiasan cahaya ketika cahaya merambat melalui satu jenis material ke material lain yang memiliki kerapatan berbeda. 3. Jawaban: Fatamorgana halus adalah jenis fatamorgana yang paling umum. Dalam fatamorgana redup tampak benda, benda nyata dan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 s/d 4 Kunci Jawaban dan Pembahasan.

Rangkuman Materi Lengkap Biologi Kelas 11 K13

5 Pantulannya ada di genangan air. Fatamorgana atas, sementara itu, sering terlihat di atas cakrawala saat udara dingin berada di bawah udara hangat. Fatamorgana ini biasanya terlihat di atas es atau air yang sangat dingin. Dalam jenis fatamorgana ini, objek tampak jauh lebih tinggi dari posisi sebenarnya. 4. Jawaban: Mirage adalah sebutan untuk elemen imajiner karena tidak mungkin dicapai. 5. Jawaban: Kisah petualangan di padang pasir, seperti seseorang tersesat, lapar dan haus melihat kolam air di kejauhan. Namun, setelah mendekati kolam, ia menghilang. C Jawaban: Pokok-pokok informasi penting dalam teks ekspositori kompleks adalah sebagai berikut. Fatamorgana adalah fenomena optik yang biasanya terjadi di area yang luas seperti padang pasir atau padang salju. B. Fatamorgana adalah pembiasan cahaya oleh kepadatan yang berbeda untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada. C. Kata fatamorgana berasal dari nama Fay le Morgana, peri yang berubah bentuk dalam mitologi Inggris, saudara dari raja besar, Raja Arthur. d. Ada dua jenis fatamorgana, yaitu fatamorgana rendah dan fatamorgana tinggi. Saya pikir otak kita berasumsi bahwa cahaya selalu bergerak dalam garis lurus. F. Cermin tampak seperti benda yang dipantulkan di air karena cahaya yang biasanya mencapai tanah dibelokkan dan membentuk bayangan ganda. Karena bumi itu bulat, fatamorgana terlihat dari jarak jauh. H. Mirage adalah sebutan untuk elemen imajiner yang tidak mungkin diperoleh. yo Fatamorgana menjadi bagian dari cerita para petualang di padang gurun, seperti tersesat, lapar dan haus serta melihat genangan air di kejauhan. 3. Jawaban: Gagasan utama paragraf pertama adalah fatamorgana adalah fenomena optik. Gagasan utama paragraf kedua adalah adanya pembiasan cahaya. Gagasan utama paragraf ketiga adalah bahwa ada dua jenis fatamorgana. Gagasan utama paragraf keempat adalah bahwa persepsi cahaya pikiran manusia selalu bergerak dalam garis lurus. Gagasan utama paragraf kelima adalah adanya fatamorgana yang unggul. Gagasan utama paragraf keenam adalah karena bumi bulat, fatamorgana terlihat pada jarak yang sangat jauh. Gagasan utama paragraf ketujuh adalah elemen imajiner dalam fatamorgana. 4. Jawaban: Terserah siswa. Catatan untuk guru: Hasil analisis berbeda untuk setiap siswa.

Modul bahasa indonesia kelas xi semester 1 kurikulum 2013, buku bahasa indonesia kelas xi kurikulum 2013, materi bahasa indonesia kelas xi semester 1 kurikulum 2013, materi biologi kelas xi semester 1 kurikulum 2013, silabus sejarah indonesia kelas xi kurikulum 2013, materi fisika kelas xi semester 1 kurikulum 2013, materi pai kelas xi semester 1 kurikulum 2013, materi sosiologi kelas xi semester 1 kurikulum 2013, materi bahasa indonesia kelas xi semester 2 kurikulum 2013, rpp bahasa indonesia kelas xi kurikulum 2013, buku bahasa dan sastra indonesia kelas xi kurikulum 2013 pdf, silabus bahasa indonesia kelas xi kurikulum 2013