Babak Baru Kenal Sambut Kajari Bekasi, JMPD Resmi Lapor ke Presiden

  • Whatsapp

KORANSIDAK.CO.ID, Bekasi – Acara kenal sambut kepala kejaksaan negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi yang di gelar Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja yang diduga menghabiskan puluhan juta dari uang APBD Kabupaten Bekasi di Hotel Holiday Inn pada, Kamis 11 November 2019 lalu memasuki babak baru.

Meskipun Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari sudah memberikan keterangan mengenai hal itu, namun tetap saja Kajari dilaporkan ke Presiden.

Muat Lebih

LSM Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD), Kamis (21/11) kemarin resmi melaporkan acara kenal sambut ke Presiden dengan nomor kode tanda bukti penerimaan 19 WG-KBC41X bertuliskan sistem persuratan dan disposisi elektronik open.

“Iya hari ini Kajari baru sudah kita laporakan ke Presiden RI Bapak Ir Joko Widodo, melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden,” kata Zuli.

Zuli mengemukakan, jika pihaknya tidak hanya melaporkan acara lepas sambut Kejari Kabupaten Bekasi kepada Presiden, tetapi pihaknya juga melaporkan kepada lembaga hukum lainnya.

“Selain Ke Presiden, kami (JMPD) juga melaporkan ke Kejaksaan Agung, Komisi Kejaksaan, Komisi Ombudsmen RI, Ketua DPR RI, ke Komisi III DPR RI dan juga ke KPK di Jalan Kuningan Persada Jakarta,” jelasnya.

Laporan yang disampaikan pihaknya itu diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi lembaga negara agar tidak menghamburkan uang rakyat untuk acara ceremonial.

“Kita sebagai aktivis penggiat anti korupsi sekaligus warga bekasi melaporkan Kajari Cikarang yang baru ini, bukan mau menghakimi tetapi kita khawatir kegiatan kenal sambut itu berdampak lemahnya kinerja Kejaksaan, karena ketidakenakan dengan para pejabat Pemkab Bekasi. Harusnya, ditolak, ebab, jika ada unsur gratifikasi, berlebihan akan mempengaruhi penegakan hukum di kabupaten Bekasi.” pungkasnya. (*)

Pos terkait