Kenal Sambut, Abdul Chalim: Kejari dan Pemkab Bekasi Harus Klarifikasi ke Publik

  • Whatsapp

KORANSIDAK.CO.ID, Bekasi – Acara kenal sambut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi yang baru, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari yang dilakukan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, di Hotel Holiday Cikarang, beberapa waktu yang dinilai berlebihan dan menuai protes dari berbagai elemen masyarakat.

Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (LKBH-ICMI) Bekasi, Abdul Chalim Soebri mengatakan jika hal itu wajar apabila masyarakat Kabupaten Bekasi banyak heran dan bertanya-tanya.

Muat Lebih

“Apakah kegiatan tersebut dilakukan dan menggunakan mekanisme yang benar?,” kata dia.

“Wajar saja acara itu menjadi perhatian dan sorotan publik karena dilakukan di tempat yang terkesan mewah dan menggunakan dana yang besar, “ujarnya Rabu (13/11).

Maka kata Abdul Chalim, sudah sewajarnya pihak terkait harus bisa menjelaskan ke publik agar tidak ada prasangka buruk. Pihak Kajari Cikarang yang berada di wilayah Pemda Kabupaten Bekasi dihimbau untuk memberikan klarifikasi atas polemik yang ada.

“Begitu juga pihak pemerintah daerah di himbau untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas penggunaan biaya yang cukup besar itu,” ujarnya.

Masih kata dia, pihaknya berharap agar Kejari yang baru tidak terjebak dengan sambutan yang meriah yang kemudian melemahkan kinerja dalam penegakan hukum, khususnya kasus korupsi di Kabupaten Bekasi.

“Kami berharap apapun yang terjadi atas polemik tersebut diharapkan Kajari Kabupaten Bekasi tetap menjalankan tupoksi yang tegas tanpa dibebankan keadaan dalam penegakan hukum,” pintanya.

Diketahui dalam acara penyambutannya seperti pesta hajatan, dengan adanya kalungan bunga melingkar di heler. Bahkan kabarnya acara kegiatan itu melahap anggaran pemerintah mencapai rarusan juta rupiah karena di hotel berbintang.

Sehingga, dengan demikian acara itu berbanding terbalik dengan program presiden Jokowi yang memerintahkan acara pemerintahan dilakukan dengan secara sederhana.

Bahkan seharusnya institusi Kejaksaan bisa belajar dari serah terima jabatan (sertijab) Jaksa Agung dari HM Prasetyo kepada Sanitiar (ST) Burhanuddin, hanya di Aula Adhy Karya, Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Jalan Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. (sar)

Pos terkait