Aneh, DLH Kota Bekasi Sidak Lurah Ngaku Tidak Tahu

  • Whatsapp
Nata Wirya, Lurah Ciketing Udik

KORANSIDAK.CO.ID, Bekasi – Pembuangan limbah pabrik yang airnya berwarna hitam pekat dan sebelumnya sudah ditinjau oleh warga bersama pihak UPTD Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di rawa Ciketing Udik. Kini lokasi itu kembali di sidak oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi.

Pantauan awak media dilokasi terlihat kendaraan dinas dari Pemerintahan Kota Bekasi melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke PT. PK yang memproduksi “Nakoko” dari sari kepala.

Muat Lebih

Terlihat di lokasi ada dua kendaraan dinas kelurahan dan mobil dinas lingkungan hidup.

“Ya ada Pa Lurah dan orang Dinas LH didalam,” kata salah satu security saat berjaga di pos keamanan dan melarang wartawan masuk.

Saat mereka (pegawai DLH) keluar dari PT. PK dengan mengendarai kendaraan ber-plat merah, mereka (pegawai DLH) seolah enggan memberhentikan kendaraannya. Pegawai yang diduga dari DLH memberikan keterangan apapun usai melakukan sidak.

Mirisnya lagi, kendaraan dinas yang keluar dari lokasi, dengan cepat melintas mengarah keluar lokasi dengan beriringan.

Lurah Ciketing Udik Nata Wirya mengatakan ia telah diberitahu jika pihak Dinas Lingkungan Hidup sedang meninjau lokasi tersebut.

“Saya tidak tahu kalau mau sidak ke PT itu, saya aja baru dikasih tahu kalau Dinas LH ke sana,” kata Nata saat ditemui dikelurahan Ciketing Udik usai sidak.

Nata Wirya mengaku hanya datang dan melihat hasil produksi dan pengolahan limbahnya. “Itu saja ko, saya hanya lihat pengelolahan pembuangan limbahnya,” kata Nata Wirya.

Tak hanya itu, Nata Wirya pun mengatakan terkait perizinan pembangunan pabrik yang berada di lokasi Ciketing Udik.

“Kalau terkait izin pembangunan bukan kita, SKDU-nya kan di Kecamatan, coba aja ke DLH dah, masalahnya tadi mereka (DLH) minta foto copy izinnya sebendel,” kilah Nata. (jelly)

Pos terkait