Penyuluhan Bahaya Narkoba, AKP Heri: 11 Kecamatan di Purwakarta Sudah Terkontaminasi Narkoba

  • Whatsapp
Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan tes urine kepada ratusan Pelajar SMAN 1 Darangdan, Purwakarta, Senin (11/11).

KORANSIDAK.CO.ID, Purwakarta – Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, Senin (11/11) memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan tes urine kepada ratusan Pelajar SMAN 1 Darangdan, Purwakarta.

Kepala SMAN 1 Darangdan, Tanty Erlianingsih mengatakan, melalui penyuluhan ini diharapkan semua siswa memiliki pengetahuan yang benar tentang narkoba dan bahayanya.

Muat Lebih

“Dengan harapan semua siswa dapat lebih waspada dan tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba,” kata Tanty saat ditemui koransidak.co.id usai kegiatan tersebut.

Tanty mengatakan, pelajar sebagai generasi muda, juga harus lebih aktif sejak dini dan mengetahui bahaya narkoba, baik melalui penyuluhan maupun dengan membaca referensi tentang bahaya napza.

“Penyuluhan bahaya narkoba bagi pelajar SMAN 1 Darangdan merupakan upaya kami dalam memerangi penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Sementara, Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Heri Nurcahyo mengatakan, generasi muda khususnya pelajar merupakan sasaran yang empuk bagi peredaran narkoba.

“Karena pelajar ini masih dalam masa transisi dan maunya mencoba hal-hal yang dianggap baru namun seringkali membahayakan,” ujarnya.

Heri mengatakan, perang terhadap narkoba perlu terus dilakukan. Karena lanjutnya, narkoba merupakan ancaman serius bagi seluruh masyarakat.

“Karena narkoba sudah merambah keseluruh penjuru wilayah Purwakarta, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan, dari perguruan tinggi hingga SD, dari masyarakat biasa hingga kalangan pejabat,” kata Heri.

“Dari 17 kecamatan di Purwakarta, diantaranya 11 kecamatan sudah terkontaminasi Narkoba,” jelas dia.

Masyarakat kata Heri, harus berani mengatakan “tidak”, termasuk tidak coba-coba dengan narkoba.

“Banyak faktor yang menjadi penyebab penyalahgunaan narkoba, yang pertama adalah faktor diri yaitu diantaranya adalah rasa keingintahuan yang besar untuk mencoba, untuk bersenang-senang serta untuk bisa diterima dalam satu komunitas,” katanya.

Sedangkan faktor kedua adalah faktor lingkungan, yaitu diantaranya keluarga yang bermasalah, pergaulan yang salah maupun kurangnya aktivitas atau menganggur.

Padahal, lanjut dia, efek narkoba dapat merusak kesehatan manusia baik secara fisik, emosi, maupun perilaku pemakainya.

“Kami harapkan juga agar para siswa tidak merokok karena merokok merupakan pintu awal bagi penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya. (ded)

Pos terkait