Anggota DPRD: Keterlaluan, Sudah ada Larangan Masih Saja Armada Truk Melintas Babelan

  • Whatsapp
Truk pengangkut tanah merah diberhentikan warga

KORANSIDAK.CO.ID, Bekasi – Mobil truk pengangkut tanah dilarang melintas di Jalan Raya Babelan pada pukul 05.00-22.00 Wib. Namun masih saja ada pengemudi yang masih menerobos rambu larangan melintas itu.

“Ini sudah keterlaluan. Sudah ada larangan melintas pada jam tertentu, masih saja armada truk melintas. Untung masih banyak pemuda yang peduli sehingga pengemudi truk tanah itu diberhentikan dan diminta untuk kembali ke poolnya,” kata Mustakim Marzuki, anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS ini, Sabtu (9/11).

Muat Lebih

Pihaknya kata Mustakim, akan meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi agar dibuatkan ‘Pos Pantau’ di Jalan Raya Babelan, Kebalen tepatnya di perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi.

Dia melihat, ada lahan kosong di UPTD Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wilayah I Kabupaten Bekasi pas di samping Pos Damkar Kebalen, Babelan.

“Pos Pantau Dishub bisa dibuat di sana untuk memantau hilir mudik kendaraan bertonase di atas 10 ton,” paparnya.

Namun katanya, Dishub Kabupaten Bekasi nantinya diminta untuk menempatkan personilnya di Pos Pantau tersebut.

“Kalau sudah ada Pos Pantau, ya harus ada personilnya. Dalam waktu dekat, Kita akan koordinasi dengan pihak Dishub,” tandasnya. (*)

Baca Juga:  Walikota Cirebon: Kegiatan Gelar Produk Diharapkan Dongkrak UMKM

Pos terkait