Soal Pengaspalan di Kelurahan Sumur Batu, LSM GMBI Akan Surati PUPR Kota Bekasi

  • Whatsapp
proyek pengaspalan hotmix di RT 04 RW 03, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. (Foto: Suhadi)

KORANSIDAK.CO.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi menemukan kejanggalan pada proyek pengaspalan hotmix di RT 04 RW 03, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Minim Mahfud Ketua LSM GMBI Kecamatan Bantargebang mengatakan jika proyek pengaspalan di wilayah itu merupakan proyek ‘siluman’. Karena saat pengerjaan berlangsung tidak ada papan kegiatan yang dipasang.

Muat Lebih

“Saat pelaksanaan pekerjaan tidak ada papan nama proyek yang di pasang dilokasi. Masyarakat pun tidak mengetahui anggaran dari mana?,” kata Minin, Minggu (19/10).

Minin mengatakan, semestinya, pelaksana kegiatan memasang papan proyek sebelum pengerjaan berlangsung.

“Bukan langsung kerja, menggelar aspal hotmix dijalan. Karena fungsi papan nama proyek untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa jalan akan diperbaiki atau dibangun serta tertuang volume yang akan di kerjakan, anggarannya, dan perusahaan yang mengerjakan, dan berapa ketebalan aspal pun jadi jelas,” ungkapnya.

“Dilapangan ketemu dengan mandor pelaksana. Kemudian kami menanyakan RAB dan SPK ternyata mandor pelaksana tidak bisa menunjukan. Dia (Mandor-red) hanya mengatakan kalau proyek yang dikerjakan dari PUPR/BMSDA Kota Bekasi,” ucapnya.

Minin menduga jika pihak kontraktor telah melanggar UU KIP nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

“Kami akan melayangkan surat ke PUPR Kota Bekasi dalam waktu dekat untuk klarifikasi terkait pekerjaan tersebut,” pungkasnya. (uci)

Pos terkait