Diduga Tanpa Musdes, Pengelolaan TKD Sindangmulya Diduga Maladministrasi

  • Whatsapp
Ilustrasi

KORANSIDAK.CO.ID – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto mengatakan, jika Tanah Kas Desa (TKD) atau tanah bengkok yang menjadi aset desa bisa disewakan kepada pihak ketiga.

“Sepengetahuan saya, TKD boleh disewakan sesuai peraturan yang ada,” ujar politisi PKS ini.

Muat Lebih

Akan tetapi, pengelolaan (sewa-red) TKD di Kabupaten Bekasi pada umumnya diduga tidak melalui proses Musyawarah Desa (Musdes) dan dipastikan lahan TKD yang disewakan kepada pihak ketiga tanpa didasari dengan peraturan desa (Perdes).

“Nah perlu dilakukan sistematika dan tata aturan yang rapih. Sebaiknya, tahapannya dilakukan, agar tidak terjadi maladministrasi karena berpotensi tidak ada transparansi sehingga akan berpeluang terjadi penyimpangan,” ujarnya kepada koransidak.co.id, Minggu (20/10).

Sementara itu, lahan TKD milik Pemerintah Desa (Pemdes) Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah yang disewakan kepada pihak ketiga diduga tanpa didasari dengan peraturan desa (Perdes) dan tanpa persetujuan BPD.

Pasalnya, salah seorang anggota BPD Sindangmulya mengatakan, jika pihaknya belum pernah melakukan Musdes soal pengelolaan TKD.

“Seingat saya, belum pernah ada Musdes soal pengelolaan sewa TKD,” ujarnya seraya meminta identitasnya dirahasiakan, (Minggu, 20/10).

Karena prosesnya tidak melalui tahapan yang benar, dia menduga pengelolaan tanah bengkok (TKD-red) akan timbul. Dia pun menduga jika uang hasil sewa TKD dari pihak ketiga akan masuk ke kantong pribadi.

Dia melanjutkan, untuk teknis penyewaan ke pihak ketiga, desa harus mengantongi Perdes yang disepakati antara tokoh masyarakat dan Badan Pengawas Desa (BPD).

Urusan ini kata dia, sudah diatur dalam Permendagri mengenai Pedoman Pengelolaan Kekayaan Desa.

Baca Juga:  Belum Ada Fasilitas Buat Penyandang Disabilitas di Poliklinik Pemda Kab. Bekasi?

“Ada rambu-rambunya untuk menyewakan tanah bengkok (TKD). Jadi Kades perlu mengantongi Perdes agar pengelolaannya sesuai dengan aturan dan prosedur,” tandas dia.

Sampai berita ini diturunkan, Kades Sindangmulya saat dimintai keterangan mengenai pengelolaan TKD melalui pesan singkat WhatsApp oleh koransidak.co.id, belum memberikan keterangan. (Lee)

Pos terkait