Saat membincangkan tentang kegiatan ekspor di Indonesia, seringkali yang dibayangkan adalah ekspor hasil tambang dan migas. Ini karena berita yang populer di media massa bahwa setiap tahun, negara Indonesia ini selalu rutin melakukan ekspor hasil tambang dan minyak mentah dalam jumlah yang besar ke dunia internasional.

Nah, tahukah anda bahwa ekspor tak hanya migas lho. Kenyataannya, beberapa komoditas unik ini bisa menembus pasar di kancah internasional. Banyak kok pengusaha yang berhasil menyuplay produk unik dengan kirim paket ke Taiwan dan negara lainnya. Dan komoditas ini asli Indonesia. Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Jengkol

Tahukah anda bahwa jengkol bisa menjadi makanan yang enak seperti enaknya saat anda makan rendang. Mengolah jengkol menjadi makanan enak ternyata juga sangat mudah. Meskipun rasa dari jengkol ini belum begitu diminati bagi sebagian masyarakat Indonesia, eh ternyata pasar internasional banyak memburu jengkol lho.

Berkat para pelaku usaha yang kreatif dan inovatif, jengkol disulap menjadi produk makanan yang memiliki cita rasa tinggi. Sehingga ekspor komoditas ini cukup menggiurkan.

Belut

Apakah anda pernah membayangkan, hewan belut ini diekspor ke luar negeri. Hewan yang hidup di air ini menjadi komoditas besar karena tingginya minat pasar internasional dengan olahan makanan ini. Pelaku usaha yang kreatif bisa memanfaatkan berbagai peluang dari komoditas yang ada.

Berdasarkan hasil dari eksportir, komoditas belut ini bila diekspor dibanderol harga minimal 50 ribu untuk tiap kilogramnya. Apalagi belut yang diekspor masih segar, maka harga yang dibandrol akan makin tingggi.

Rambut manusia

Apabila anda sedang memanjakan tubuh dan rambut di salon, tentu anda sering melihat rambut bekas orang memotong rambut yang berceceran di lantai. Eh tahukah anda bila rambut yang bekas guntingan itu laku ketika dijual lho. Dan tidak tanggung lai, pembeli yang berminat berasal dari luar negeri.

Rambut yang bercecer di salon tersebut akan disulap menjadi aksesoris kecantikan. Misalnya saja digunakan untuk wig. Bisnis ini menjadi komoditas ekspor yang sudah berlangsung lama. Banyak para konsumen melirik rambut manusia orang Indonesia karena memiliki rambut yang tebal dan hitam.