Memang pada dasarnya kredit tanpa agunan atau pinjaman tanpa jaminan ini jadi salah satu produk favorit masyarakat yang tengah membutuhkan bantuan dana darurat dalam waktu yang cepat. Bahkan jika dilihat semakin kesini ada semakin banyak diantara lembaga yang menawarkan kredit tersebut, tak hanya sebatas bank, melainkan juga ada lembaga non bank, seperti diantaranya adalah fintech yang beberapa diantaranya memberikan jasa pinjaman online tanpa rekening pribadi. Dikenal juga sebagai istilah lembaga pinjol, dimana masyarakat bisa jauh lebih mudah untuk ajukan kredit hanya dengan apply lewat smartphone yang Anda miliki, proses cepat dengan nilai kredit yang juga cukup tinggi.

Hanya saja juga wajib untuk berhati-hati mengingat selama ini banyak diantara debitur yang merasa dirugikan dengan mengambil pinjol ini. Mengingat nilai suku bunga yang ditawarkan begitu besar ditambah dengan tenor cukup pendek, sehingga banyak diantaranya yang terkena denda dengan nilai tidak sedikit, sehingga membuat hutang tersebut semakin menumpuk dan akhirnya tidak selesai-selesai. Sehingga memang lebih dianjurkan bagi Anda di dalam mengutamakan kredit tanpa agunan lewat bank atau lembaga keuangan secara langsung terlebih dahulu, jika memang tidak disetujui baru beralih ke pinjol, namun tetap harus selektif dalam memilih lembaga terbaiknya.

Produk kredit tanpa agunan ini memang pada dasarnya tidak dibatasi tujuan pemakaiannya, bisa digunakan untuk kebutuhan apapun. Hanya saja agar tidak rugi atau menyesal hendaknya menghindari uang KTA untuk beberapa kebutuhan berikut ini, yaitu:

  1. Digunakan sebagai down payment atau dikenal juga sebagai uang pembayaran di muka, hendak membeli sebuah kendaraan atau mungkin rumah dengan sistem kredit, nasabah harus membayar uang muka terlebih dahulu untuk bisa mendapatkannya. Jika tidak memiliki DP banyak yang memutuskan untuk menggunakan KTA sebagai solusi, padahal ini hanya akan semakin menambah hutang produktif Anda, di lembaga yang bersangkutan dan juga bank tempat apply KTA tersebut.
  2. Belanja hal-hal yang sifatnya tidak dibutuhkan, beberapa orang memang memiliki kebiasaan suka shopping, mulai dari make up, kemudian juga item fashion dan sejenisnya. Padahal sebenarnya ini bukan kebutuhan yang sifatnya pokok, melainkan hanya sebagai pelengkap atau bahkan hiburan saja. Menggunakan uang KTA untuk kebutuhan semacam ini hanya akan merugikan diri Anda, karena justru menambah beban keuangan perbulan yang harus dikeluarkan.
  3. Travelling atau jalan-jalan, travelling memang bisa jadi salah satu cara untuk melepas penat, istilahnya adalah investasi untuk psikis Anda. Namun jika tidak memiliki uang untuk mendapatkan hiburan tersebut maka hendaknya harus Anda hindari. Mengambil KTA hanya untuk memenuhi gaya hidup semacam ini bukanlah solusi terbaik bagi Anda. Karena selepas jalan-jalan sesaat nantinya hutang justru akan semakin menumpuk banyak ditambah dengan nilai suku bunga.
  4. Membayar hutang, istilah gali lubang tutup lubang sangatlah cocok untuk menggambarkan kondisi semacam ini, dimana seseorang mencari kredit yang nantinya digunakan untuk kebutuhan membayar hutang. Akibatnya hutang semakin bertumpuk ditambah dengan suku bunga, ini justru akan semakin memberatkan Anda pada akhirnya.

Sebaiknya gunakan pinjaman KTA ini untuk hal-hal yang sifatnya penting saja, seperti diantaranya adalah modal bisnis, atau mungkin dipakai biaya berobat hingga kebutuhan pendidikan buah hati. Mengingat bagaimanapun jika seandainya Anda mengambil kredit ke bank apapun jenisnya sudah pasti ada sebuah konsekuensi yang harus dibayarkan yaitu nilai suku bunga, untuk itu jangan semakin menambah beban hidup, haru berhati-hati dalam mengambil tindakan.