Kulit berminyak merupakan suatu kondisi di mana kelenjar sebasea pada kulit memproduksi terlalu banyak sebum. Sebum tak lain adalah minyak alami yang berguna untuk melapisi kulit dan rambut. Produksi sebum berlebih inilah yang membuat kulit terlihat berkilap.

Sebum pada dasarnya membantu menjaga kulit agar tetap lembab. Namun, minyak yang terlalu berlebih justru dapat menimbulkan masalah baru, terutama jerawat. Hal ini menyebabkan kotoran lebih gampang menempel di kulit yang akhirnya menyumbat pori.

Bukan hanya itu, sel kulit mati pada orang dengan jenis kulit berminyak akan sulit luntur dan terlepas. Alhasil, sel-sel kulit mati yang semestinya rontok secara alami, justru menyumbat pori kulit dan menimbulkan masalah baru.

Sebelum mencari tahu apa solusi ampuh melawan kulit wajah berminyak, kita perlu mengetahui penyebab-penyabab kulit berminyak. Harapannya dengan mengetahui penyebabnya, kita jadi bisa menemukan solusi yang tepat sekaligus tahu cara mencegahnya datang lagi di kemudian hari.

Penyebab Kulit Berminyak

Perubahan Cuaca

Kelenjar minyak di wajah cenderung memproduksi lebih banyak sebum pada saat cuaca kering dan panas. Proses ini bermaksud agar kulit wajah tidak mengalami dehidrasi yang disebabkan kehilangan banyak cairan. Tetapi, produksi sebum yang terlalu banyak justru membuat kulit tampak berminyak.

Memiliki Pori Wajah yang Besar

Pori-pori wajah bisa melebar dan membesar seiring bertambahnya usia, kenaikan berat badan, dan munculnya jerawat. Bagi mereka yang memiliki pori-pori lebih besar biasanya memproduksi sebum lebih banyak dibanding orang dengan pori-pori yang normal.

Pori-pori yang besar umumnya tidak dapat dikecilkan. Meski demikian, Anda bisa mencegahnya menumpuk kotoran dan sebum dengan rutin menggunakan pelembab untuk kulit berminyak.

Tidak Cocok dengan Skincare

Kebanyakan, kulit berminyak seringkali disebabkan karena keliru memilih produk peremajaan kulit. Inilah alasannya Anda harus mengetahui jenis kulit Anda dan menyamakan jenisnya dengan petunjuk yang tertera pada kemasan produk. Menggunakan produk perawatan wajah yang benar dapat memberikan hasil yang maksimal.

Genetik

Ada yang mengatakan, masalah kulit berminyak merupakan faktor genetik yang diturunkan dalam keluarga. Orang tua yang memiliki masalah dengan kulit berminyak, maka kemungkinan besar anak keturunannya akan memiliki masalah yang sama.

Usia

Orang-orang berusia lanjut dan kaum remaja lebih rentan mendapati masalah kulit berminyak. Hal ini dikarenakan semakin tua usia seseorang, maka produksi sebum pun akan semakin berkurang.

Bersamaan dengan bertambahnya usia, kulit kian kehilangan protein pertahanan yang disebut kolagen. Berkurangnya kolagen ini menyebabkan kelenjar minyak berproses lebih lambat. Itulah sebabnya sebagian besar orangtua memiliki kulit berminyak, kering, dan keriput.

Mereka yang tipe kulitnya berminyak juga sering bermasalah dengan jerawat dan komedo. Namun, mereka justru memiliki satu keuntungan, yakni tanda-tanda penuaan dini yang muncul cenderung lebih lambat dikarenakan kulitnya lebih lembab.

Mengatasi Kulit Berminyak

Ada banyak cara yang bisa diterapkan untuk melawan kulit berminyak yang membandel di wajah. Selain menggunakan facial wash yang tepat, perawatan bisa dilanjutkan dengan rutin memakai pelembab wajah yang sudah dipercaya ampuh lawan kulit berminyak.

Salah satu pelembab untuk kulit berminyak yang bisa Anda coba adalah Kiehl’s facial Oil-Free Gel Cream. Produk satu ini terbukti ampuh melebabkan wajah dalam waktu singkat pemakaian. Kandungan ekstrak akar Imperata Cylindrica dinilai mampu mempertahankan lembabnya wajah secara maksimal.

Sebagai penunjang, hal yang perlu diperhatikan bagaimana Anda menjaga pola makan dan gaya hidup sehat yang optimal. Dengan menjaga hal ini, selain mendapatkan wajah yang lembab, kesehatan kulit pun akan terjaga.