Selama Musim Kemarau, PDAM Tirta Jati Kab Cirebon Maksimalkan Pelayanan

Bagikan Berita Ini

 

Reporter: Bambang/Nurudin

 

Suharyadi, Direktur Utama PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon.

 

KORANSIDAK.CO.ID – Melalui komitmen dan kinerja yang baik, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati, Kabupaten Cirebon berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan selama musim kemarau.

Bahkan pihak PDAM Tirta Jati juga memberikan diskon sebesar 45 persen dari total tagihan pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Suharyadi menjelaskan, kebijakan diskon 45 persen itu, juga sebagai bentuk tanggung jawab PDAM akan adanya kebocoran dua bendung karet yang mengakibatkan air menjadi asin.

“Ya, PDAM memberikan kebijakan kepada pelanggan potongan 45 persen dari tagihan rekening air. Misal pelanggan bayar Rp 100 ribu namun hanya bayar Rp 55 ribu dan diskon tersebut akan terus diberikan hingga seluruh pelayanan PDAM kembali normal, seiring dengan perbaikan dua bendung karet di Tawangsari Losari dan Babadan,” jelasnya.

Menurut Suharyadi, pihaknya juga menambah jam operasional WTP Ciwaringin dari yang sebelumnya hanya 16 jam operasional, menjadi 24 jam operasional.

“Kami meningkatkan pelayanan di musim kemarau ini dari sistem WTP Ciwaringin. Biasanya hanya 16 jam, tapi karena kebutuhan kami mengupayakan menjadi 24 jam. Jadi khusus bagi yang terdampak kekeringan seperti di daerah Desa Kebon Turi,” ujarnya.

Suharyadi menambahkan, tak hanya mengganti bendungan karet saja, BBWSCC pun sesuai dengan permintaan pihaknya sudah membuat kisdam sebelum bendungan karet permanen itu jadi. Sehingga, pengolahan air di dua unit milik perusahaannya itu tetap berjalan untuk mendistribusikan ke para pelanggan.

Pihaknya mengaku pelayanan yang diberikan pihaknya di musim kekeringan sekarang ini tak hanya yang sifatnya komersil saja, tetapi juga sosial.

Pasalnya, selain memberikan potongan sebesar 45 persen kepada para pelanggan, juga membagikan air secara gratis ke masyarakat atas rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon. (*)