DBD Dikhawaritkan Mewabah, Warga Tangsel Diminta Cegah dari Lingkungan Rumah

Bagikan Berita Ini

 

Reporter: Dony Prestanto

 

KORANSIDAK.CO.ID – Pada Januari lalu, demam berdarah dengue (DBD) mewabah di Tangerang Selatan, dan menurut data dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan terjadi sebanyak 90 kasus dan yang terbanyak terjadi di kecamatan Setu dan Serpong sebanyak 23 kasus.

Masyarakat Tangerang Selatan diingatkan agar dapat menanggulangi dari lingkungan rumah masing-masing

“Rupanya wabah DBD belum juga berakhir, di awal bulan ini mendapat kabar beberapa warga di lingkungan rumah Kami terjangkit DBD,” kata Paramitha Messayu pendiri P4M Tangerang Selatan (18/6).

Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangerang Selatan terpilih mewakili Kecamatan Setu dan Serpong tersebut, melihat perlu keseriusan dari pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi DBD. Perlu ada langkah khusus dalam penanganan wabah DBD di Tangerang Selatan.

“Sudah saatnya kita menaruh perhatian serius pada kasus DBD yang tinggi ini agar tidak terulang di masa mendatang.” ujar Paramitha yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dirinya berharap pencegahan yang dilakukan pemerintah Kota Tangerang Selatan, dapat menjadi lebih baik dengan partisipasi warga Tangerang Selatan dalam perawatan kesehatan lingkungan.

Kesadaran warga masyarakat Kota Tangerang Selatan merupakan modal yang penting dalam pencegahan lahirnya penyakit wabah.

“Kesadaran pencegahan DBD harus bermula dari setiap rumah masing-masing dengan tidak memberi ruang bagi nyamuk berkembang biak, menganali gejala Daei tiap fase DBD sehingga jatuhnya korban dapat dicegah secara cepat,” kata Paramitha Messayu.

Informasi tentang pencegahan wabah penyakit dari pemerintah diharapkan dapat membuat masyarakat Kota Tangerang Selatan lebih sigap. Hal itu dinilai bermanfaat bagi warga masyarakat Tangerang Selatan, khususnya di lingkungan Kecamatan Setu dan Serpong. (*)