PPDB Dimulai Awal Juli, Kabid Pembinaan SMP Kota Tangerang: Secepatnya Kita Rampungkan Juknisnya

Bagikan Berita Ini

 

Reporter: Dony Prestanto

 

KORANSIDAK.CO.ID – Tanggal 1 Juli ditetapkan sebagai awal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP Negeri di Kota Tangerang, sampai sebelum waktu belajar-mengajar pada 15 Juli 2019. Dinas Pendidikan Kota Tangerang pun sudah melakukan persiapan petunjuk teknis (Juknis).

Pelaksanaan PPDB Online nantinya ada tiga jalur penerimaan disiapkan yakni, zonasi atau reguler, prestasi dan perpindahan orang tua.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Eni Nurhaeni mengatakan, pelaksanaan PPDB online tingkat SMP berdasarkan Permendikbud No. 51/2018 tentang PPDB.

Aturan tentang PPDB tersebut dilaksanakan sepenuhnya di semua sekolah. Sosialisasi pun akan dilaksanakan setelah juknis PPDB disahkan dalam waktu sepekan mendatang.

“Secepatnya kita rampungkan juknisnya karena rencana jadwal mulai tanggal 1 Juli,” ujar Eni di kantor Dinas Pendidikan, Puspemkot Tangerang, Rabu (12/6).

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut dijelaskan mengenai aturan pelaksanaan PPDB online tingkat SMP mengacu pada tiga jalur penerimaan. Jalur pertama PPDB yakni zonasi atau reguler, kedua adalah prestasi dan ketiga perpindahan orang tua.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga mengakomodir siswa dari keluarga kurang mampu dalam program Tangerang Cerdas. Semua tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan Program Tanggerang Cerdas yang dicanangkan pemerintah Kota Tanggerang.

“Jadi PPDB tahun ini ada tiga jalur yang meliputi 90 persen jalur zonasi, 5 persen jalur prestasi dan 5 persen jalur perpindahan wali murid,” kata Eni.

Petunjuk Teknis yang tengah disusun mengenai proses zonasi PPDB Online tahun 2019. Pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang sedang berkoordinasi dengan pihak SMP Negeri untuk mengurus wilayah calon peserta didik.

“Pihak sekolah mengajukan calon peserta didik yang tinggal terdekat diĀ  sekolahnya. Misal, sekelilingnya ingin 3 lingkungan RW dan 4 RT. Pokoknya jarak yang berdekatan,” tkata Eni Nuraeni. (*)