Miliki 428 Anak Didik, Kualitas SD Dinamika Indonesia Kian Membaik

Bagikan Berita Ini

 

Reporter: Dony Prestanto

 

KORANSIDAK.CO.ID – Nasrudin Kepala Sekolah Dasar (SD) Dinamika Indonesia menyatakan, bahwa saat ini kualitas didik anak-anak disekitar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang semakin baik. Hal itu dikarenakan kualitas dari kegiatan yang diadakan sekolah dasar negeri dan kegiatan pengajaran yang ada sudah semakin baik.

SD Dinamika Indonesia sendiri saat ini memiliki siswa sebanyak 428 siswa yang beelajar setara sekolah formal dan terakses pada dinas pendidikan Kota Bekasi.

Siswa-siswi dari SD Dinamika Indonesia merupakan anak-anak disekitar TPST Bantargebang yang selama ini dikenal sebagai pembuangan sampah akhir bagi Pemerintah DKI Jakarta.

Selain SD, Dinamika Indonesia memiliki Taman Kanak-Kanak (TK) yang merupakan upaya lembaga pendidikan tersebut untuk mengajak masyarakat sekitar dalam kegiatan pendidikan dan pengasuhan anak.

TK Dinamika Indonesia memiliki siswa sebanyak 55 siswa-siswi yang saat ini sangat membantu masyarakat yang kebanyakan berprofesi sebagai pemulung untuk menyekolahkan anak mereka sejak dini.

“Keberadaan SD dan TK Dinamika Indonesia merupakan wujud dari keinginan lembaga untuk membantu masyarakat dengan fasilitas dan kegiatan pendidikan yang telah dimiliki,” kata Nasrudin saat dikonfirmasi (16/5).

Masyarakat warga Ciketing Udik sendiri kebanyakan bekerja mengumpulkan barang bekas yang diperoleh dipembuangan sampah TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Jawa, Kalimantan, Sumatera dan bahkan ada yang dari Sulawesi yang bekerja serta hidup disekitar TPST Bantargebang.

Menurut Nasrudin, dengan 16 staf pengajar yang dimiliki, semua kegiatan pendidikan yang dilakukan di SD Dinamika dapat dicover dengan baik sesuai dengan kurikulum sekolah swasta yang ada dilingkungan dinas pendidikan.

Dirinya optimis dengan upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikannya, juga dengan bantuaan serta kesadaran masyaraakat, kegiatan pendidikan di SD Dinamika Indonesia tidak ada bedanya dengan di sekolah negeri/swasta yang ada.

SD Dinamika Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan pendidikan lebih dari 10 tahun, diperkirakan akan mampu menampung kegiatan pendidikan setara SD bagi warga sekitar TPST Bantargebang.

“Selain kegiatan pendidikan didalam sekolah, kami juga ada kegiatan tambahan dengan bantuan dari dompet Dhuafa Indonesia yang secara rutin mengadakan kegiatan konseling bagi warga disekitar sekolah,” kata Nasrudin.

Dinamika Indonesia sendiri saat ini memiliki 2 gedung bangunan yang dipergunakan untuk SD dan TK bagi warga sekitar TPST Bantargebang. Secara keseluruhan ada 12 ruang dari 2 gedung yang dimiliki Dinamika Indonesia untuk mengadakan kegiatan belajar mengajar disekitar Lokasi TPST Bantargebang yang memiliki luas 111 hentar. (*).