Jembatan Nambo Amblas, Ini Harapan Kuwu Gantar

Bagikan Berita Ini
  • 7
    Shares

 

Reporter: Alen Dellon

 

 

KORANSIDAK.CO.ID – Jembatan Nambo yang berada di Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (27/3) siang amblas. Kini jembatan yang berada di perbatasan Desa Gantar dan Desa Haurgeulis itu tak dapat dilalui warga terutama kendaraan besar.

Padahal jembatan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan dua desa. Warga setempat terpaksa memutar arah dan memilih jalur alternatif yang jaraknya cukup jauh.

“Kemungkinan jembatan itu amblas karena memang usianya sudah tua,” kata Manan, Kuwu Gantar, seraya mengatakan jika jembatan itu amblas sekitar pukul 12.30 WIB.

Manan mengatakan, jembatan yang amblas itu sudah lama di bangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Indramayu.

“Kami pun sudah melaporkan hal itu ke Dinas PUTR Indramayu agar dapat ditindaklanjuti,” terangnya.

Karena menurut Manan, jembatan yang amblas itu memiliki fungsi cukup strategis bagi mobilitas warga di wilayahnya.

“Untuk warga desa kami, jembatan tersebut menjadi akses utama ke beberapa desa lain dan bahkan menjadi jalur alternatif ke beberapa kabupaten,” ujarnya.

Saat ini, warga tidak dapat melintas di jembatan tersebut. Karena jembatan yang amblas itu ditutup sementara.

“Warga tak bisa melewati jembatan tersebut karena memang ditutup demi keamanan,” ucapnya.

Sementara Itu Kepala Kepolisian Sektor Gantar, Bripka Subkhan mengatakan, bagian jembatan yang ambles berada di kedua sisi. Kerusakan terjadi kata dia, di bagian yang menghubungkan jembatan dengan ruas jalan utama.

Subkhan menambahkan, bagian yang rusak mencapai panjang sekitar satu meter dengan lebar sekitar 50 centi meter. Ia pun memperkirakan jembatan itu rusak akibat usia jembatan yang sudah lama.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya truk pengangkut pasir saja yang terjeblos namun jembatan sementara masih bisa digunakan warga,” ucapnya. (*)