Angkut Kertas Suara Pake Truk Terbuka, KPU Kota Bekasi di Laporkan ke Bawaslu

Bagikan Berita Ini
  • 7
    Shares

 

Reporter: Ricky Jelly

 

 

KORANSIDAK.CO.ID – Amsar (36), warga Kota Bekasi Jumat (22/3), melaporkan KPU Kota Bekasi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Laporan Amsar ke Bawaslu terkait surat suara yang diangkut menggunakan mobil truk terbuka.

“Laporan ini terkait pendistribusian surat suara yang tidak sesuai prosedur,” kata Amsar (36) Jumat, (22/03) usai memberikan berkas berupa rekaman video kepada salah satu anggota Baswalu, Dadan Ramlan.

Laporan yang disampaikan Amsar ke Bawaslu lantaran KPU diduga lalai dan mengabaikan keamanan surat suara dengan menggunakan kendaraan (truk) bak tanpa ditutup terpal.

Tak hanya itu, ia juga menduga KPU lalai dalam mengawal pendistribusian surat suara tanpa ada pengawalan dari pihak Kepolisian yang terjadi pada Rabu (20/03/2019).

“Sebagai calon pemilih, saya minta Bawaslu memproses atas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU,” tegas Amsar.

Selain melaporkan ke Bawaslu, dirinya bersama teman-teman (saksi) juga berencana akan melaporkan dugaan pelanggaran ini ke Dewan Kehormatan Penyepenggara Pemilu (DKPP) tekait pelanggaran etik yang dianggap tidak sesuai ketentuan berlaku.

“Saya dan teman-teman akan membawa dan melaporkan temuan ini sampai ke DKPP,” ungkapnya.

Amsar mengatakan laporan ini dilakukan berdasarkan pemantauan serta melihat langsung surat suara yang diangkut menggunakan kendaraan (truk) bak terbuka sampai ke gudang logistik KPU yang berlokasi di Jalan Karang Satria Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur.

Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarhni saat mengkalarifikasi terkait surat suara yang menggunakan kendaraan (truk) bak terbuka dan tanpa pengawalan mengakui bahwa pihaknya lalai dalam mengawal surat suara tersebut.

“Ya saya salah, ini saya akui lalai dalam mengawal surat suara tersebut, yah  harusnya itu memakai terpal,” ungkapnya di Kantor KPU Kota Bekasi. (*)