Lestarikan Budaya Leluhur, Petani di Mekarjati Haurgeulis ‘Mapag Sri’

Bagikan Berita Ini

 

Reporter: Nanang Asmari
Editor: Hamdan Bhulle

 

KORANSIDAK.CO.ID – Dalam rangka menyambut musim panen, Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarjati bersama petani dan masyarakat mengadakan acara ‘Mapag Sri’. Kegiatan tersebut dilaksanakan dilapangan Cipedang, Blok Sarimulya, Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Sabtu,(9/3).

Kegiatan ‘Mapag Sri’ yang diselenggarakan Pemdes Mekarjati dan di prakarsai oleh Raksa Bumi dengan maksud untuk memanjatkan rasa syukur atas musim panen yang melimpah.

Salah seorang pengurus Raksa Bumi, Desa Mekarjati, O’ing mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan hasil panen di musim rendeng ini. “Petani di Mekarjati merasakan Hasilnya,” kata O’ing.

O,ing mengatakan, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan berkat kekompakan masyarakat.

“Dari hasil swadaya masyrakat, acara tradisi menyambut panen raya ini dapat kami selenggarakan setiap tahunnya,” kata dia.

Sementara itu, Kuwu Mekarjati Aming, mengatakan kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat (petani) dengan hasil panen yang berlimpah.

“Mapag Sri salah satu tradisi sesepuh Desa Mekarjati yang akan kami budayakan sampai saat ini,” kata Aming.

Dilokasi yang sama, salah seorang sesepuh desa setempat Aki Ma’ad (80), mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.

Karena kata dia, di jaman modern sekarang ini masih ada warga yang peduli dengan sejarah dan adat istiadat leluhur.

“Alhamdulillah di jaman yang sudah modern ini masih ada anak cucu saya yang mau menjalankan adat istiadat,” ujarnya.

“Mapag Sri itu, setelah panen tiba petani harus Mapag Sri yang artinya jemput Dewi Padi. ini sudah ada dari jaman wali,” sambungnya. (*)