Pendaki Asal Indramayu Meninggal di Tampomas, Diduga Hipotermia

Bagikan Berita Ini
  • 8
    Shares

 

Reporter: Alen Dellon

 

KORANSIDAK.CO.ID – Tiga pendaki asal Kabupaten Indramayu meninggal dunia saat mendaki di gunung Tampomas Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu, (03/03). Tiga pendaki ini ditemukan meninggal karena diduga terserang hipotermia.

Juru bicara Kantor Badan SAR Nasional atau Pencarian dan Pertolongan Bandung, Joshua Banjarnahor mengatakan, ketiga korban, pertama kali ditemukan dalam kondisi meringkuk seperti menahan dingin.

Tiga korban yakni Ferdi Firmansyah (13), Lucky Parikesit (13), dan Agip Trisakti (15). Ketiganya merupakan warga Blok Kuang BTM RT 17/03, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Dua keluarga tiba di kamar jenazah RSUD Sumedang, Minggu (03/03) petang sekitar pukul 18.00 WIB. Salah seorang keluarga korban bernama Lucky, Suryadi (58) mengatakan, keponakannya ini berangkat dari rumah pada Jumat (01/03) malam sekitar pukul 00.00 WIB.

“Lucky diajak dua temannya sejak Jumat. Orang tua sebenernya sudah melarang untuk berangkat. Karena terus memaksa, akhirnya diizinkan untuk ikut mendaki,” ujarnya di halaman kamar jenazah RSUD Sumedang, Minggu (03/03) malam.

Suryadi mengatakan, orang tua Lucky masih kaget dan tidak bisa ikut menjemput jasad anaknya ke Kabupaten Sumedang. Begitupun dengan orang tua Ferdi yang masih shock dengan peristiwa tersebut.

“Bapaknya Lucky masih kaget, jadi tidak bisa ikut ke sini,” ucapnya.

Suryadi menjelaskan, ketiga korban merupakan pelajar kelas 2 SMP. Bahkan, Lucky sama Ferdi rumahnya berdekatan. Nurhadi (30) keluarga Ferdi juga menambahkan, Lucky dan Ferdi memang teman dekat. Rumahnya pun hanya berjarak 50 meter.

“Keluarga Agip belum tiba di RSUD Sumedang. Mereka masih dalam perjalanan,” katanya. (*)