“AKU PONDOK GEDE”, Anhar Gonggong: Belajar Sejarah Agar Tidak Kehilangan Identitas

Bagikan Berita Ini
  • 54
    Shares

 

KORANSIDAK.CO.ID – Yayasan Al Falah yang peduli dengan pendidikan, bersama dengan Komunitas PENTER menggelar acara “AKU PONDOK GEDE” (Menyibak Gelap Menggapai Terang) di SMK Merah Putih, Pondok Melati Kota Bekasi.

Acara “AKU Pondok Gede” diisi dengan pertunjukkan kreativitas kesenian dan kegiatan berbagai komunitas muda di Bekasi, Sabtu, (2/3).

Acara inti AKU PONDOK GEDE” (Menyibak Gelap Menggapai Terang) diisi dengan diskusi kesejarahan dengan menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten antara lain, Dr. Anhar Gonggong, Sejarawan Nasional, Dr. Tri Wahyuning M. Irsyam M.Si, Dosen Sejarah FIB UI, G.J Nawi Pegiat Sejarah & Penulis Buku “Maen Pukulan”, Syamsuddin HS, Pegiat Sejarah dan Budaya.

Acara juga diramaikan oleh Kong Guntur Elmogas, Seniman Situn Bekasi, Jaya Golok, (Atraksi Seni Silat), Sorakan Oray (Atraksi Ular Kasundaan), Afiat Cahyo Wiwoho (Taman Baca Tanjung), Ari Trismana (Watchdoc Documentary), Bisot bersama AtmaGo dalam workshop literasi digital dan lain-lain. Acara ini juga didukung oleh Pemerintah Kota Bekasi khususnya Diskominfostandi dan Disparbud Kota Bekasi.

Hasan Basri, S.Pd. selaku kepala sekolah menjelaskan tujuan dari diadakannya seminar sejarah ini sebagai pemantik agar para hadirin akan lebih tergugah untuk mempelajari sejarah dan mengenal lebih jauh Pondok Gede dari masa ke masa.

Senada dengan itu, Nugraha Arie Prabowo dari Komunitas Penter juga menekankan pentingnya belajar sejarah sebuah kota agar ada keterikatan yang diharap dapat membuat masyarakat lebih peduli pada daerah tempat tinggalnya sendiri.

“Komunitas Penter bersama Yayasan Pendidikan Al Falah Pondok Melati selaku pelaksana acara ini juga menggandeng berbagai komunitas pemuda untuk bersama-sama mengisi acara seminar sejarah ini dengan format gabungan dari kegiatan pensi (pentas seni) sekolah, event komunitas dan seminar agar lebih mengena kepada siswa dan juga masyarakat umum.” Jelas Nugraha selaku ketua panitia pelaksana.

Pada kegiatan tersebut hadir pula Dr. Anhar Gonggong (Sejarawan Nasional) yang menyampaikan perlunya generasi sekarang mempelejari sejarah bangsa agar tidak kehilangan identitasnya sebagai orang Indonesia. (KSD)