Warga Terisi Indramayu Bikin Sertifikat, Tiga Tahun Belum Jadi?

Bagikan Berita Ini
  • 10
    Shares

Reporter: Alen Dellon
Editor: Hamdan Bhulle

 

KORANSIDAK.CO.ID Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Indramayu, Jumat (1/3) melakukan audiensi dengan Muspika Kecamatan Terisi, di Aula Kantor Kecamatan.

Kedatangan LSM GMBI ke kantor kecamatan untuk menanyakan soal pembuatan sertifikat tanah di Desa Jati Munggul, Kecamatan Terisi, yang hampir 3 tahun belum jadi.

Dalam pertemuan itu, warga Desa Jatimunggul didampingi Ketua  Distrik GMBI Kabupaten Indramayu Ono Cahyono dalam pertemuan menyampaikan beberapa tuntutan.

Tuntutan yang disampaikan diantaranya soal pembuatan sertifikat untuk masyarakat Desa Jatimunggul yang lambat.

“Kami (warga) menduga telah dibohongi karena sudah hampir 3 tahun belum Juga Jadi,” kata salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Dia berharap, persoalan tersebut segera ditindaklanjuti dan bila perlu dilaporkan ke kabupaten.

Sementara itu, Ono Cahyono mengatakan, jika pihaknya sengaja datang ke Kecamatan Terisi untuk melakukan audiensi dengan unsur Muspika Terisi.

Ono menjelaskan, LSM GMBI mendampingi masyarakat untuk mendapat kejelasan dari pemerintah kecamatan.

“Ada sekitar 150 yang belum jadi. Kami menduga ada main antara pihak Desa Jati Munggul, dengan pihak kecamatan,” ujarnya.

Apabila permasalahan ini belum selesai, Ono mengatakan jika pihaknya akan melakukan audiensi ke BPN Indramayu. (*)