Rumah Nenek Narisah Nyaris Ambruk, Bantuan Baznas Terbentur Status Tanah

Bagikan Berita Ini

 

Reporter: Hamdan Bhulle

 

Kondisi rumah Nenek Narisah (60) sebelum dibongkar (ist)

KORANSIDAK.CO.ID – Selama ini, Narisah (60) warga Kampung Ciranggon, RT 003/001, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpaksa menempati rumahnya yang sudah reot.

Rumah nenek Narisah yang nyaris ambruk itu rupanya luput dari perhatuan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Warga yang khawatir rumah nenek Narisah roboh, akhirnya membongkar bangunan tersebut. Nenek dua anak itu kini menumpang di rumah tetangga.

“Warga khawatir ambruk, makanya warga memutuskan untuk membongkar rumah Nenek Narisah, dan sekarang rumahnya belum bisa dibangun,” kata Bahrudin Ketua RT setempat, seraya mengatakan jika pihaknya sudah melaporkan hal itu ke pihak kecamatan.

“Kami sudah laporkan agar dapat bantuan dari BAZNAS Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Namun kata dia, bantuan yang disalurkan BAZNAS terbentur dengan setatus tanah. Karena lahan yang ditempati Nenek Narisah merupakan lahan milik negara.

“Kami semua berharap pihak BAZNAS bisa membantu, untuk membangun rumah Nenek Narisah,” ujarnya berharap.

Sementara itu, Ketua Forum BPD Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkipli mengatakan, Baznas sejatinya bisa membantu ketika ada rumah warga yang ambruk dan tidak melihat setatus tanah.

“Kan aneh kalau Baznas kasih bantuan masih memilah-milah, harusnya warga yang tidak mampu, diam di tanah negara, rumahnya ambruk, tetap harus ada perhatian dari Baznas, kalau memang ga bisa tunjukan dong aturannya biar masyarakat mengerti, apakah Baznas Kabupaten Bekasi programnya sama dengan Rutilahu,” tandas Zuli. (*)