Taman Bunga Matahari Bekasi Diserbu Ribuan Pengunjung

Bagikan Berita Ini

 

Reporter : Hamdan Bule

 

KORANSIDAK.CO.ID – Pembukaan kebun milik warga yang mendapat suport dari mahasiswa Al-Azhar Indonesia yang diberi nama “Taman Matahari Bekasi” yang berlokasi di Kampung Rawakeladi, Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya diserbu ribuan pengunjung.

Pembukaan itu diisi berbagai macam acara dari lomba menari, memarnai yang diikuti anak taman kanak-kanak hingga dorprize bagi para pengunjung.

Ketua kelompok budi daya kebun Taman Bunga Matahari Bekasi, Sarman Faisal mengatakan, tujuan launching ini dilakukan untuk memberitahukan masyarakat bahwa Taman Bunga Matahari sudah dibuka untuk umum.

“Ini acara gunting pita pembukaan yang diresmikan oleh Dinas Pariwisata,” ujarnya kepada wartawan, Senin (18/2).

Ditambahkanya dalam launching mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat baik dari maayarakat Kabupaten Bekasi bahkan dari tetangga daerah yang hadir mulai dari Kota Bekasi, Depok dan Karawang.

“Dalam launcing ini pengunjung kurang lebih 1200 orang,” imbuhnya.

Menurut Sarman, banyaknya pengunjung saat launching hal itu dikarenakan ramainya orang yang meng upload foto-foto di Taman Bunga Matahari Bekasi di media sosial mulai dari faceebok, instagram dan medsos lainnya terlebih saat ini Taman Bunga Matahari Bekasi bukan hanya menyediakan swa foto dihamparan bunga matahari, bahkan sudah ditunjang dengan macam-macam permainan anak dan spot foto lainya.

“Sebelumnya foto-foto di Taman Bunga Matahari memang nge hits di medsos sehingga banyak orang mengetahui dari jeraring sosial itu,” bebernya.

Masih kata dia, pihaknya berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mendukung sehingga adanya Taman Matahari Bekasi. mulai dari mahasiswa Al-Azhar, kelompok Kebun Bunga Matahari, Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi.

“Berharap dengan adanya Taman Bunga Matahari ini bisa lebih membangkitkan sektor kepariwisataan di Kabupaten Bekasi tentunya jika wisatanya berkembang hal itu bisa mendongkrak perekonomi masyarakat sekitar,” tutupnya.

Sementara Kepala Seksie (kasie) Kelembagaan Dinas Pariwisata, Waryanto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kelompok masyarakat dan mahasiswa yang sudah bekerja sama hingga menjadi tempat wisata.

Dengan demikian ke depan pihaknya akan memfasilitasi kebutuhan kelompok Kebun Bunga Matahari mulai dari pembinaan dan yang lainya.

“Kami dinas pariwisata sangat bangga ada masyarakat dan mahasiswa membuat tempat wisata seperti ini. Insya Allah nanti kami akan fasilitasi kebutuhanya,” katanya.

Masih kata waryanto untuk membuat kampung menjadi sebuah kampung wisata perlu sinergi semua pihak mulai dari masyarakat, pemerintah desa dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).

“Artinya masyarakat juga harus baik kepada semua pengunjung mulai dari senyum, sapa, salam sehingga para pengunjung betah jika masyarakat lokalnya pun ramah. Kalau kita mau buat kampung wisata ya harus sinergi dengan masyarakat dan lingkungan dan jangan lupa 3 S karena tamu adalah raja harus diperlakukan dengan baik,” singkatnya. (*)

CONTENT_HERE