Sanggup Aliri Listrik Ribuan Rumah, PLTSa Sumur Batu Terkendala Dukungan Pemkot

 

Reporter : Suhadi

 

\"\"

KORANSIDAK.CO.ID – Kian hari, sampah rumah tangga kian memprihatinkan. Untuk itu, diperlukan solusi pengelolaannya, selain itu juga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Pengelolaan sampah sangat diperlukan untuk mengurangi beban sampah yang kian melebihi kapasitas di tempat pembuangan akhir sampah.

Salah satu cara dalam pemanfaatan pengelolahan sampah di Kota Bekasi yakni dengan lahirnya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

\”Namun hingga kini PLTSa yang sudah berjalan dan mampu menghasilkan tenaga listrik sebesar 1,5 Megawatt ini masih terkendala dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi,\” kata Direktur Teknik PLSTa NW Abadi, Rudi Setiono.

Dia mengatakan, PLTSa yang terletak di TPA Sumur Batu telah beroprasi dan dalam uji coba dengan menggunakan teknologi Circulating Heat Combustion Boiler yang ramah lingkungan.

Rudi menjelaskan, beragam sampah di daur ulang untuk dimusnahkan sehingga menghasilkan pembakaran uap panas yang di ubah oleh mesin turbin ramah lingkungan sehingga akan menghasilkan aliran tenaga listrik.

Teknologi pengubah sampah menjadi tenaga listrik ini menurutnya dalam satu jam mampu memusnahkan sampah sebanyak 5 ton dan jika beroprasi selama 24 jam akan mampu menghasilkan listrik sebesar 1,5 Megawatt.

\”Dengan adanya teknologi ini, gunungan sampah di TPA akan memiliki manfaat dan tentunya menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi,\” ujarnya.

Sementara Itu, Direktur Utama PLTSa NW Abadi, Seno Sujarwanto mengatakan, meskipun ditargetkan akan mampu beroprasi secara massal pada maret 2019 mendatang, PTLSa Sumur Batu ini masih menyisakan kendala.

\”Yaitu belum terbitnya surat Power Purhchase Agrement (PPA) yang harus di terbitkan oleh Pemkot Bekasi guna diajukan kepada Kementrian ESDM sehingga dari Kementrian akan menunjuk PLN untuk melakukan kerjasama dan menjual listrik ke masyarakat,\” ungkapnya.

Seno menjelaskan, dengan kemampuan oprasional selama 24 jam diperkirakan PLTSa Sumur Batu akan mampu menghasilkan listrik sebesar 9 MW dan jika sudah terjalin kerjasama dengan PLN akan mampu mengaliri ribuan rumah di Kota Bekasi. (*)