ARB Tuding Pansel Sekda Kota Bekasi Lawan Teguran Ombudsman

Bagikan Berita Ini

 

Reporter : Heri Mamesah

 

KORANSIDAK.CO.ID – Pelantikan Sekda Kota Bekasi Dr. Hj. Reny Hendrawati, pada Rabu (2301) di Pendopo Pemkot Bekasi meninggalkan pertanyaan besar, mengingat pada saat prosesi seleksi calon Sekda Kota Bekasi panitia seleksi (Pansel) telah diberikan ultimatum keras oleh Ombudsman.

“Ultimatum Ombudsman perihal kasus indikasi penghentian pelayanan ASN Kota Bekasi dan jelas-jelas ini bukti pelanggaran yang dilakukan oleh Dr. Hj. Reny Hendrawati, M.M. pada waktu masih menjabat Kepala BKD Kota Bekasi tahun 2018,” kata Machfufin Latif, Ketua Umum Aliansi Rakyat Bekasi-Bekasi Raya (ARB).

Machfufin mengatakan bahwa nama-nama yang pernah direkomendasikan kena sanksi Ombudsman terkait kasus tersebut tidak dipilih.

Dan kata dia, jika ini tetap dilakukan oleh timsel maka pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk menyikapinya.

Namun menurutnya, bukan diperhatikan ultimatum tersebut, malah Timsel seakan tidak mengindahkan statement dari Ombudsman.

“Artinya ada sesuatu yang harus dipertanyakan dalam hal ini. Dan kami juga sedikit agak sentimentil terhadap sedikit dinginnya Ombudsman menyikapi hasil keputusan Sekda hari ini yang jelas-jelas tidak mengindahkan mereka, ini ada apa?,” tegas Machfufin Latif.

Untuk itu kata dia, Aliansi Rakyat Bekasi berencana akan mengirimkan surat kepada Ombudsman terkait pernyataan dan janji.

“Untuk mempertegas pernyataan tersebut dan meminta untuk segera menindak dan melanjutkan tugas kawan-kawan Ombudsman akan kasus Sekda terpilih,” pungkasnya. (*)


TAG