SSB Jakbar Hadir Sebagai Pendamping Psikososial

Bagikan Berita Ini

Reporter : Tidar Sanjaya

 

KORANSIDAK.CO.ID – Kebakaran yang terjadi di Ibukota akhir-akhir ini menyebabkan kerugian secara materi maupun non materi bagi masyarakat yang terdampak.

Terakhir, kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di wilayah Kelurahan Tomang, Jakarta Barat. Dikutip dari posko Induk LPBI NU DKI Jakarta dan SSB Jakarta Barat, hampir kurang lebih 151 rumah hangus di lalap si ‘Jago Merah’, Senin (21/1).

Chusaini, Komandan SSB (santri siaga bencana) Jakarta Barat menambahkan, bahwa musibah tidak dapat diprediksi kapan itu akan terjadi, hanya saja semua dapat mengantisipasi dan mencegah agar tidak menimbulkan banyak korban maupun kerugian.

“Namun masih banyak masyarakat yang memang ada yang belum paham ada juga yang sudah faham, tapi tidak ikut mensosialisasikan untuk menghindari peristiwa serupa terjadi kembali, dan ada juga yang belum paham tapi mengabaikan,” kata Chusaini.

Dalam peristiwa tersebut Santri Siaga Bencana, Jakarta Barat hadir untuk membantu penyitas atau yang terkena dampak kebakaran.

“SSB juga melaksanakan tugasnya di antaranya sebagai pendamping psikososial baik orang dewasa maupun anak-anak kepada penyitas yang terkena dampak,” ujar Komandan SSB.

Menurutnya, SSB sudah beberapa kali ikut serta dalam kegiatan kemanusiaan. Salah satunya yang terakhir yakni membantu korban Bencana Tsunami di Banten.

“SSB juga sedang menjalankan aksinya, yaitu tebar peduli 1000 paket pendidikan untuk banten, bekerja sama dengan NU peduli, LPBI NU DKI, Pergunu DKI Jakarta, Forum Komunikasi Kepala Sekolah se-JP2 dan Karang Taruna Kelurahan Glodok,” pungkasnya. (*)