Waduh… Honor ASN Kota Bekasi Belum Cair, Pegawai : Kalung Istri Sampe Digadein

Bagikan Berita Ini

Reporter: Ricky Jelly

KORANSIDAK.CO.ID –  Kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi mengeluhkan gajinya yang belum cair sejak bulan Oktober. Akibatnya berdampak ke kehidupan ekonomi rumah tangga para pegawai.

“Ya Allah, mana anak rewel belom bayar uang SPP (uang sekolah). Terpaksa gadein kalung bini (istri-red)dah,” ungkap AD salah satu ASN yang sehari-harinya bertugas di kelurahan di Kota Bekasi kepada awak media. Jumat (23/11).

Lain lagi keluhan NH, seorang ASN yang punya jabatan cukup mentereng di Pemkot Bekasi. Menurut NH, kondisi belum cairnya gaji sejak Oktober 2018, dikeluhkan banyak pegawai termasuk para TKK (tenaga kerja kontrak).

“Yah realitasnya memang banyak pegawai yang kesulitan (keuangan.red) dan pada pinter-pinter aja nyari duit dewek-dewek (sendiri-sendiri.red), yah nyalo dah,” ucap NH dengan logat Bekasi yang kental.

Sebelumnya Walikota Bekasi, Rahmat Effendi pernah menyatakan akan memotong honor para pegawai dilingkungan Pemkot sebesar 40 persen dari honornya sejak Oktober hingga Desember 2018.

Sementara, Kepala Bidang Humas Pemkot Bekasi, Sujekti Rubiah berkomentar terkait molornya honor ASN yang terdengar di salah satu pemberitaan media online, dirinya menjelaskan curhatan oknum ASN Pemkot Bekasi yang dilansir tidak pas kalau dibicarakan ke publik.

“Kita kan baru merasakan pahit… Kita jalani dan kita tingkatkan (kinerja.red) biar terlepas dari rasa pahit ini,” ucap Sajekti Rubiah. Jumat(23/11) saat dihubungi melalui WashtsApp (WA) kepada KORANSIDAK.CO.ID tadi.

Wanita yang akrab disapa Mba Yekti ini menambahkan, dengan meningkatkan kinerja untuk inovasi meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah).

“Kalau kinerja sudah meningkat otomatis PAD juga meningkat,” tandasnya.(*)