Ini Ungkapan Kades Karang Satria Soal Lambatnya Pelayanan KTP el dan KK di Kab. Bekasi

Bagikan Berita Ini

reporter: fajar

H. Zaenudin Resan, Kades Karang Satria, Tambun Utara

Kekurangan blanko seringkali menjadi salah satu alasan lambatnya pembuatan atau pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) hampir di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi. Hal itu yang saat ini menjadi keluhan masyarakat soal pelayanan KTP el di Kabupaten Bekasi. Tak terkecuali di wilayah Kecamatan Tambun Utara.

KORANSIDAK.CO.ID – Seperti diungkapkan Kepala Desa (Kades) Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara H. Zaenudin Resan kepada koransidak.co.id, yang ditemui usai pemberian secara simbolis Surat Keterangan (Suket) Kependudukan oleh Camat Tambun Utara, Dodo Hendra Rosika kepada sejumlah warga Desa Karang Satria, Jumat (9/11).

“Tidak tersedianya blanko KTP el di kecamatan membuat kesal masyarakat, yang sering mengeluh apabila mereka hendak membuat KTP el di kecamatan. Tapi Kami enggak bisa berbuat apa-apa,” beber Zaenudin.

Selain itu, Kades Senior yang menjabat tiga periode ini menerangkan, kurangnya peralatan atau perlengkapan perekaman KTP el juga menjadi penyebab lambatnya pelayanan pembuatan KTP el di kecamatan.

“Seharusnya Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi segera menambah peralatan perekaman KTP el, agar masyarakat yang menunggu untuk perekaman tidak terlalu lama,” tandasnya.

Lebih jauh dikatakan, seringkali masyarakat Desa Karang Satria maupun desa lainnya dibuat kecewa setelah mereka datang ke Kantor Kecamatan Tambun Utara hendak melakukan perekaman KTP el lantaran kondisi alat perekaman sedang offline.

“Kok sering banget offline ya. Itu yang membuat kesal masyarakat. Banyak yang mengeluh, sudah bolak-balik ke kecamatan tapi sering banget offline,” tandasnya.

Bahkan, katanya, pihaknya memohon kepada Pemkab Bekasi dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar mempermudah pembuatan Kartu Keluarga (KK). Ia menyarankan agar Pemkab Bekasi memberi kewenangan kepada para camat untuk menandatangani KK, agar mempermudah dan mempercepat pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Selama ini, sejak ditandatangani oleh kepala dinas, pembuatan KK terlalu lama. Kami memaklumi kesibukan kepala dinas yang cukup padat, apalagi untuk melayani jutaan masyarakat Kabupaten Bekasi dalam hal kependudukan dan pencatatan sipil. Sehingga Kami mohon agar camat diberi kewenangan untuk menandatangani KK. Selain mempercepat pelayanan, juga memangkas birokrasi yang ada,” imbuhnya. (*)

editor : budhie uban