Mahasiswa Tuntut Kampus Perbaiki Fasilitas

Bagikan Berita Ini

reporter: panji

KORANSIDAK.CO.ID – Aksi unjukrasa kembali memanas, lantaran mahasiswa menuntut tanda tangan surat pernyataan sampai 3 November 2018 tuntutan tidak dipenuhi, mahasiswa mengancam akan mengerahkan massa lebih besar dari ini.

Terkait beberapa tuntutan tersebut, Adib sebagai Wakarektor 2 menjelaskan, mahasiswa memang kritis, sudah bagian dari pembangunan dan kemajuan kampus. Kalau tuntutannya baik menyikapinya dengan baik kan lebih enak.

“Memang tadi agak terpancing karena suasananya agak panas komunikasinya. Akan lebih baik jika dibicarakan dengan kepala dingin. Dan kami akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi tuntutan itu, walaupun mungkin tidak semua karena kita pilih yang terbaik” ujarnya.

Suasana mulai memanas, memaksa mahasiswa untuk menandatangani pernyataan tersebut membuat sejumlah staff menandatanganinya.

“Pada dasarnya kami sebagai pimpinan merespon baik tuntutan mahasiswa itu sebagai perbaikan lembaga di masa yang akan datang. Dan kami welcome, namun demikian untuk merealisasikan tuntutan itu tentu butuh proses,” kata Dr.H. Arifin Nur,. MPd Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Masalah ini, katanya, sebagai proses yang harus dibangun kepada seluruh stakeholder Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, baik dengan pimpinan maupun pihak-pihak yang terkait dengan Kampus IAIN.

“Kami akan coba maksimalkan. Kita juga akan coba mengadaptasi, menerima apa yang menjadi tuntutan, karena itu hak mereka. Tentu saja untuk itu ada tahapan-tahapan. Kami berkomitmen untuk memenuhi harapan, jika pada deadline kami belum memenuhi kita meminta kelonggaran waktu. Tetap kami maksimalkan itu untuk memenuhi harapan itu,” ujarnya.

Aksi unjukrasa mahasiswa itu berakhir dengan kondusif setelah penandatangan surat perjanjian bahwa pihak Kampus akan memenuhi tuntutan tersebut sampai pada tanggal 3 November 2018. (*)