Waduh… Komite SMAN Pebayuran Gak Tau Besaran Dana IPP ?

Bagikan Berita Ini

Reporter : Heriyanto
Editor : Hamdan Bule

 

KORANSIDAK.CO.ID Orang tua siswa yang anaknya sekolah di SMAN Pebayuran mempertanyakan, dana iuran siswa yang di kelola oleh Komite sekolah.

Mereka (orang tua siswa-red) selama ini menyetorkan iuran sebesar Rp 200 ribu setiap bulannya.

Iuran Penyelenggaraan Pendidikan (IPP) tersebut sudah berjalan sejak Januari 2018 lalu.

Fajar Heryadi, Kepala SMAN 1 Perbayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengatakan, jika dana IPP tersebut dikelola oleh komite sekolah.

Fajar mengatakan, uang tersebut digunakan untuk kegiatan sekolah diantaranya pengamanan.

“Dana tersebut semuanya yang mengelola komite dan digunakan berbagai kegiatan diantaranya pengamanan sekolah. Karna lokasi sekolah belum seluruhnya di pagar. Selain pengamanan juga untuk keperluan kegiatan lainnya,” kata Fajar saat ditemui koransidak.co.id di ruang kerjanya.

Dia menambahkan, untuk dana IPP sejak awal tahun 2018 seluruh dana tersebut ada di komite.

Sementara itu Ketua Komite SMAN 1 Pebayuran, H Sardi S. Sos ketika dimintai keterangan oleh koransidak.co.id menjelaskan jika dana Komite yang bersumber dari iuran orang tua siswa itu sudah berdasarkan musyawarah.

Namun kata dia, dari total 1.238 siswa, dirinya tidak mengetahui besaran anggaran yang sudah diterima.

Bahkan lanjutnya, pihak komite tidak mengetahui berapa biaya yang sudah masuk dan yang digunakan untuk keperluan sekolah.

“Sampai hari ini saya belum mengetahui jumlah anggaran yang sudah masuk dan yang sudah digunakan. Untuk itu saya meminta trasnparansi pihak sekolah, karena kami (Komite-red) sudah beberapa kali meminta pejelasan kepada Kepsek namun belum ada jawaban,” pungkasnya. (*)