Guru Honorer Indramayu Lakukan Long March Sambil Mogok Mengajar

Bagikan Berita Ini

reporter: nanang asmari

KORANSIDAK.CO.ID – Aksi mogok mengajar guru honorer Anjatan dan Haurgeulis terus berlangsung. Kali ini mereka yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer Indonesia (FKHI) Haurgeulis melakukan gerakan long march untuk memperjuangkan nasibnya untuk menjadi PNS tanpa mengenal Lelah.

Perwakilan Forum Kumunikasi Honorer Indonesia (FKHI) Kecamatan Haurgeulis, Tarja yang mengajar di SDN Babakan Jati 2 mengajak rekan- rekan guru honorer untuk selalu solid dalam gerakan memperjuangkan nasib mereka.

“Kami takkan berhenti sampai pemerintah merealisasikan tuntutan rekan guru honerer dan bila perlu kami terus menunggu sampai Presiden RI membuat Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan guru honorer menjadi PNS tanpa tes,” ujarnya, Selasa (16/10).

Pihaknya juga menagih janji Wakil Bupati Indramayu, Supendi yang telah memberi harapan kepada para guru honorer Haurgeulis yang selalu disampaikan pada waktu kunjungan kerja.

Terpisah, Iis Sutrisno, salah satu guru Agama SDN Kebonkaret Haurgeulis kepada koransidak.co.id mengatakan, dirinya sangat mendukung gerakan guru honorer untuk memperjuangkan nasibnya.

“Walaupun saya harus mengajar tiga kelas, harapan saya agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dan Pemerintah Pusat mendengarkan tuntutan guru honorer,” imbuhnya. (*)