DPMPTSP Bakal Pertanyakan Izin Perumahan Madina City di Cabangbungin

Bagikan Berita Ini

reporter: sarman faisal

KORANSIDAK.CO.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi mengaku akan mendatangi lokasi yang rencananya akan dibangun perumahan elit Madina City yang berlokasi di kampung Bulak, Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin. Pasalnya hal itu menindaklanjuti banyaknya aduan dari masyarakat terkait perizinan perumahan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Monitoring dan evaluasi data DPMPSP Maktub mengatakan, sampai sejauh ini dirinya belum mengetahui atau belum ada berkas permohonan terkait pembangunan perumahan yang dimaksud.

“Saya belum tahu soal izinnya. Kalau memang sudah banyak pengaduan ya dalam waktu dekat ini kami akan sidak,” ucapnya kepada wartawan Kamis (11/10).

Ditambahkan, pihaknya akan mempertanyakan sudah sejauh mana izin yang sudah dikantongi pihak Madina City, sehingga dengan demikian, jika izinnya sudah lengkap tentunya tidak akan menimbulkan keresahan karena sudah disetujui masyarakat sekitar dan semua pihak.

“Kita akan pertanyakan semua izinnya. sesuai aturan aturan yang berlaku,” tandasnya.

Dirinya mengaku belum tahu semua tentang permohonan perizinan yang masuk, sehingga perlu mengkonfirmasi bawahannya terkait izin perumahan yang dimaksud.

“Katanya sudah masuk permohonan izinnya ke Pak Wowo coba nanti kami cek terlebih dahulu,” ujarnya.

Sebelumnya, perumahan Madina City dikeluhkan tokoh masyarakat Cabangbungin, M Heri Wijaya yang mengatakan dalam pemasarannya tidak mengacu Undang-undang Nomor 1 tahun 2011, yaitu Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPBJ) bisa dilakukan jika perumahannya sudah terbangun minimal 20 % (Dua Puluh persen) dan faktanya saat ini masih nol persen.

Anehnya kenapa camat Cabangbungin, Suwarto mengaku tidak tahu terkait pemasaran perumahan elit di wilayahnya. Padahal seharusnya syarat mutlak untuk mengurus izin-izin lainnya yang lebih tinggi berawal dari izin lingkungan dan rekomendasi Camat.

“Saya belum tahu, masalah ini juga dari kamu. Gimana mau bertindak kalau tidak belum tahu,” kilahnya. (*)