Warga Bingung, Sales Marak Tawarkan Perumahan Elit di Cabangbungin, Camat Mengaku Belum Tahu

Bagikan Berita Ini

reporter: sarman faisal

KORANSIDAK.CO.ID – Masyarakat Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin dibuat bingung terkait maraknya sales yang memasarkan perumahan elit ‘MC’ yang rencananya akan dibangun di wilayah itu.

Pasalnya, sampai saat ini progres pembangunan perumahan yang tersiar kabar akan menggusur lahan pertanian sekitar 160 hektar itu belum terlihat. Namun yang terlihat saat ini masih hamparan sawah yang produktif.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Setialaksana, Kecamatan Cabang Bungin M. Heri Wijaya mengatakan,
dirinya dan warga lainnya merasa khawatir akan maraknya sales-sales yang menawarkan perumahan mewah itu. Warga kata dia, khawatir ada dugaan indikasi penipuan kepada masyarakat. Seperti yang selama ini marak diberitakan sejumlah media.

“Kami sebagai masyarakat bingung, pembangunannya masih nol persen tapi sudah gencar dipasarkan,” ujarnya kepada koransidak.co.id, Rabu (10/10).

Ditambahkan Heri, mengacu pada Undang-undang Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, perjanjian jual beli yang dimungkinkan setelah pengembang sudah memenuhi persyaratan mulai dari status kepemilikan tanah, kepemilikan IMB Induk, kesedian memiliki prasarana dan utilitas umum dan keterbangunan perumahan yang dimaksud paling sedikit 20 persen.

“Sepengetahuan kami sebagai calon pembeli sesuai Undang-undang Nomor 1 tahun 2011. Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPBJ) bisa dilakukan jika perumahannya sudah terbangun minimal 20 % (Dua Puluh persen) dan faktanya saat ini di lapangan masih 0% (nol persen),” bebernya.

Dirinya berharap kepada semua pihak terkait pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bisa menyikapi apa yang terjadi di masyarakat dengan memanggil dan mempertanyakan kepada pihak pengembang, sudah sejauh mana progres, legalitas tanah dan perizinannya.

Dan setelah itu, sambungnya, bisa mensosialisasikannya kepada masyarakat, sehingga dengan demikian tidak menjadi kontroversi di masyarakat, benar tidaknya pembangunan perumahan tersebut.

“Kami berharap dalam hal ini Pemkab Bekasi atau dinas terkait turun tangan, sebelum ada masyarakat yang dirugikan,” harapnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Camat Cabangbungin Suwarto mengaku tidak tahu terkait perumahan yang dimaksud. Sebab kata dia, sampai saat ini belum ada satu pun dari pihak pengembang yang datang melaporkan atau melakukan koordinasi ke Pemerintah Kecamatan Cabangbungin.

“Saya tidak tahu, saya tahu ini saja dari kamu. Bagaimana mau bertindak, kalau belum tahu,” pungkasnya. (*)