Tiga Tahun Kegiatan Vakum, Sekjen KNPI Kab. Bekasi Tuding Disbudpora Tidak Proaktif

Bagikan Berita Ini

reporter: sarman faisal

Logo KNPI (istimewa)

KORANSIDAK.CO.ID – Polemik vakumnya kegiatan kepemudaan di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kabupaten Bekasi terus mendapat tanggapan. Pasalnya bukan waktu yang sebentar jika sampai tiga tahun KNPI tidak mendapat kucuran an ggaran untuk kegiatan dari Dinas Budaya, Pemuda dan Olah Raga (Disbudpora).

Sekretaris Jendral (Sekjen) KNPI Kabupaten Bekasi Saiful Anwar menilai, vakumnya kegiatan KNPI lantaran diduga tidak proaktifnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam melakukan koordinasi dan pendekatan ke KNPI.

Sehingga kata dia, sampai terjadi dalam sejarah KNPI dalam satu priodesasi sampai tidak ada kegiatan.

“Saya menilai Disparbudpora yang tidak proaktif, artinya sudah tahu
Ada penyakit di didiamkan saja, istilahnya seperti itu,” ujarnya kepada koransidak.co.id, Senin (8/10).

Ditambahkan, pihaknya juga menyoroti dan mempertanyakan dana hibah yang ada di Disparbudpora yang selama tiga tahun tidak diberikan kepada KNPI. Karena lanjutnya, pihaknya khawatir anggaran itu diduga disalahgunakan oleh oknum.

Apalagi sambung dia, diketahui anggaran hibah untuk KNPI nilainya mencapai satu miliar. Sebab kata dia, seperti Karang Taruna, Koni dan Pramuka selalu mendapat dana hibah setiap tahunnya.

“Mungkin saja diduga anggarannya diserap oleh Disbudpora. Tapi yang jelas kami tidak pernah menerima anggaran dari Disbudpora selama tiga tahun,” bebernya.

Menurutnya, Pemkab Bekasi sepertinya senang melihat organisasi pemuda tidak ada kegiatan. Padahal kata dia, pemuda adalah sebagai ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, sehingga perlu disiapkan dan dibina untuk menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi penerus yang berpandangan rasional dan memiliki keterampilan serta bertanggungjawab demi masa depan yang lebih baik lagi.

“Selama tiga tahun menjadi sekretaris, Saya tidak pernah dihubungi Disbudpora. Sepertinya Pemkab senang kalau pemuda di Kabupaten Bekasi vakum,” tandasnya.

Masih kata dia, sampai saat ini pihaknya belum bisa menentukan langkah-langkah apa saja untuk menemui Disbudpora dalam mengkritisi berbagai kinerjanya. Sebab lanjutnya, saat ini KNPI tengah menunggu perintah dari MPI untuk melakukan Musyawarah Daerah (Musda).

“Saat ini Kita tunggu Musda KNPI Kabupaten Bekasi selesai. Setelah adanya mandat dari MPI dan siapa yang mempunyai mandat itu pasti akan menindaklanjuti dan ‘nyerang’ dinas,” tegasnya. (*)