Perangkat Daerah Diminta Dukung Layanan Cirebon Siaga 112

Bagikan Berita Ini

reporter: nurudin

KORANSIDAK.CO.ID – Seluruh perangkat daerah dan instansi terkait lainnya diminta untuk mendukung implementasi layanan Cirebon Siaga 112. Layanan Cirebon Siaga 112 merupakan implementasi Cirebon Smart City untuk mengoptimalkan layanan kegawatdaruratan secara terintegrasi.

Hal tersebut diungkapkan Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, dalam acara Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah Kota Cirebon tentang Layanan Kegawatdaruratan Cirebon Siaga 112 di Ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Rabu (26/9)

“Pada kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh perangkat daerah untuk mendukung implementasi layanan Cirebon Siaga 112,” ungkap Dedi.

Dukungan ini, kata dia, sebagai bentuk semangat kebersamaan dengan mengesampingkan ego sektoral masing-masing.

Layanan Kedaruratan Cirebon Siaga 112 ini menurut Dedi, merupakan bentuk peningkatan kualitas pelayanan dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon kepada masyarakat.

“Khususnya dalam hal penanganan kedaruraratan di Kota Cirebon,” katanya.

Karena itu, Dedi juga berharap, semua pihak selain mendukung juga mempersiapkan sarana dan prasarananya. Termasuk sumber daya manusia yang handal dan teruji, sehingga layanan kegawatdaruratan Cirebon Siaga 112 ini bisa dilaksanakan dengan optimal.

Layanan kedaruratan yang rencananya dilaunching pada Oktober 2018 mendatang menurut Dedi juga sebagai implementasi Permenkominfo Nomor 10 Tahun 2016 tentang Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.

“Juga merupakan supporting terhadap program quick win Gubernur Jawa barat,” kata Dedi seraya menambahkan, melalui layanan quick win, maka quick response bisa segera dikedepankan. Tentunya dengan semangat kolaborasi dan sinergitas antar perangkat daerah dan instansi vertikal dan pihak-pihak terkait lainnya demi pelayanan optimal kepada masyarakat,” kata Dedi.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statisik (DKIS) Kota Cirebon, Iing Daiman, S.Ip., M.Si mengungkapkan, jika pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mensosialisasikan rancangan aturan perundang-undangan terkait layanan Cirebon Siaga 112.

“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur yang terlibat dalam membantu persoalan masyarakat di Kota Cirebon, mulai dari SKPD, kepolisian, TNI serta stakeholder terkait lainnya,” paparnya.

Selanjutnya Iing berharap, melalui Layanan Kedaruratan Cirebon Siaga 112 ini masyarakat bisa memperoleh manfaat dan mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat.

“Khususnya bagi masyarakat yang telah menghadapi masalah kedaruratan, sehingga mereka tidak perlu mengingat banyak nomor lagi,” tukasnya. (*)