Gerakan 36 Peduli Beri Award kepada Guru Sepuh

Bagikan Berita Ini

reporter: dade

KORANSIDAK.CO.ID – Ketua Gerakan Peduli Guru, Arie Zainal mengatakan Gerakan 36 peduli dalam menyambut hari Guru Nasional ke-73 tahun yang jatuh pada tanggal 25 November 2018 mendatang,  SMPN 36 Jakarta Timur akan mengadakan program Gerakan Peduli Guru dengan tagline acara yaitu, pemberian Award dan penyelamatan pin Purnabakti Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

“Gerakan yang beranggotakan para alumni ini bermaksud memberikan atensi dan perhatian lebih kepada Guru sepuh dengan usia minimal 52 tahun dan yang sudah mengajar selama minimal 25 tahun. Sebelum perhelatan besar pada November mendatang, kami juga melakukan pra event pada tanggal 29 September mendatang untuk menjaring penggalangan dana yang lebih besar lagi,” kata Arie, saat didampingi artis Arstica Rasmania, Rabu (19/9) malam, di Restoran Gandy, Menteng Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Arie mengungkapkan,
apa yang dilakukan ini, bisa menjadi inspirasi masyarakat lainnya agar lebih peduli dengan guru-guru yang sudah sesepuh. Karena katanya, seberapa pun hebatnya, saat ini tentunya tak lepas dari peran serta dan didikan para pendidik, namun di acara nanti diselenggarakan juga acara konvoi bersama yang rutenya dari Masjid Istiqlal hingga ke lokasi acara pemberian Award di kawasan Pasar Baru.

Di mana pihaknya juga akan mengadakan seremonial berupa acara sakral dengan penyerahan penyematan pin kepada Guru Sepuh sebagai tanda bahwa mereka adalah Purnabakti Guru yang perlu dihargai dan diingat terus jasanya sampai kapanpun.

“Kita juga akan memberikan Award kepada guru sepuh di sana dan meng-kried silahturahmi di antara guru-guru sepuh yang sudah pensiun biar penuh semangat dan membangun memberi info juga ke masyarakat agar masyarakat punya jiwa ksatria untuk mengakui bahwa guru ini berjasa buat mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Artis Arstica Rasmania berharap dengan adanya acara pada 29 September mendatang, supaya semua insan turut serta memperhatikan dan ikut andil dalam acara pemberian serta penyematan pin Purnabakti Pahlawan Tanpa Tanda Jasa nanti. Bahkan bila perlu, kalau acaranya bisa lebih besar lagi.

“Para guru dari masing-masing sekolah atau gabungan dan kita memberikan penghargaan kepada mereka, sebab  jasa-jasa beliau membuat kami jadi siapa sekarang. Jadi sekali lagi, himbauannya pun menekankan agar semua pihak mau lebih memperhatikan guru-guru yang sudah Purnabakti seperti halnya dengan Gerakan 36 Peduli ini,” kata Arstica.

Kata Arstica, memberikan penghargaan kepada mereka, yang juga pernah sebagai pemenang Cipta Pesona Bintang di tahun1990-an, seperti yang dikutip dari tautan audio visualnya, bahwa Gerakan Peduli Guru rencananya akan memberikan donasi kepada 20 Guru Sepuh, di wilayah Jakarta dan Bekasi, berupa 20 tabungan hari tua, dua tiket Umroh, dan dua tiket holiday dengan total dana Rp.166 juta.

Diberikan kepada Harno, salah satu guru yang berusia 64 tahun menerima donasi Gerakan Peduli Guru Sepuh, ia mengajar sejak tahun 1963 atau selama mengajar sebagai guru olahraga.

Gerakan Peduli Guru Sepuh ini, mendapatkan dukungan dari pihak pemerintah maupun swasta sehingga tidak terbatas kepada Guru Sepuh saja tetapi bisa mencakup wilayah yang lebih luas lagi.

“Bahkan bisa ke seluruh Indonesia. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri pula oleh Penulis Buku Best Seller Manjada Wajjada, Ust. Akbar Zainnudin,” ujarnya. (*)

editor: budhie uban