Di Hari Jadi ke-68, Pemkab Bekasi Percepat Infrastruktur Menuju Ekonomi Mandiri

Bagikan Berita Ini

Jembatan Pebayuran-Rengas Dengklok (ist)

KORANSIDAK.CO.ID – Memasuki usia yang ke 68 tahun, Kabupaten Bekasi terus melakukan pembangunan. Wilayah yang dahulunya dikenal sebagai bagian dari Kerajaan Tarumajaya itu kini menjelma menjadi daerah yang terus berkembang. Melalui pembangunan, Kabupaten Bekasi ingin semakin bersinar.

Karena itulah, selain untuk melayani mobilitas masyarakat dan memperlancar geliat ekonomi, termasuk distribusi sektor pertanian dan perkebunan, infrastruktur menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Pemkab Bekasi pun berencana membangun dua jembatan strategis baru yakni Flyover Tegal Gede di Kecamatan Cikarang Selatan serta Jembatan Pebayuran yang akan menghubungkan Kabupaten Bekasi dengan Karawang.

Pengerjaan jembatan penghubung antar kabupaten dimulai sejak 2017, dan saat ini pembangunan jembatan untuk wilayah Kabupaten Bekasi sudah selesai dikerjakan.

Selama ini dua kawasan tersebut dipisahkan aliran Sungai Citarum sehingga masyarakat menempuhnya dengan menggunakan jasa penyeberangan (perahu eretan).

Dengan hadirnya jembatan di Pebayuran diharapkan mampu mempercepat laju ekonomi masyarakat di wilayah setempat.

Dengan perkembangan yang begitu pesat, Bupati Neneng Hasanah Yasin berharap pembangunan dapat dinikmati secara penuh oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Selain itu, di Kecamatan Tambun Selatan, Underpass dengan lebar terowongan 22 meter dan panjang 162 meter, menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen pembangunan.

Pada 2019, underpass serupa pun rencananya bakal kembali dibangun di Kecamatan Cibitung dengan lebar 37 meter dan panjang mencapai 400 meter.

Selain itu, pembangunan rel kereta double double track (DDT) Manggarai-Cikarang sepanjang 34,14 kilometer pun telah dilakukan. Termasuk pemugaran stasiun guna mendukung operasi KRL lintas Bekasi-Cikarang yang menjadi hasil kerja sama antara Indonesia dan Jepang, dengan nilai Rp 2,3 triliun.

Infrastruktur lain yang menjadi kebanggaan Kabupaten Bekasi yakni Stadion Wibawa Mukti. Berdiri megah sejak 2014, Stadion Wibawa Mukti kini didapuk menjadi salah satu venue penyelenggaraan Asian Games 2018.

Berkapasitas 30.000 penonton, Stadion Wibawa Mukti kini bahkan setara dengan stadion kelas dunia karena menggunakan rumput jenis Zoysia Matrella Lin Mer seperti yang digunakan pada Piala Dunia Rusia 2018 lalu.

“Tentunya segala pembangunan yang dilakukan harus dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat. Dan ini bentuk komitmen Pemkab mewujudkan visi Kabupaten Bekasi Semakin Bersinar (berdaya saing, sejahtera, indah dan ramah lingkungan). Semoga cita-cita tersebut semakin dekat di Hari Jadi ke-68 tahun ini,” ucapnya. (ADV)