Ditjen Pas Hemat Rp 32 Miliar, Ini Penjelasan Kalapas Kelas III Cikarang

Bagikan Berita Ini
  • 2
    Shares

reporter: ricky jelly
editor: budhie uban

Kadek Anton Budhiarta

KORANSIDAK.CO.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM menyatakan pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1439 Hijriah tahun 2018, kepada warga binaan nara pidana kurang lebih 80 ribu orang, dari remisi tersebut negara telah menghemat anggaran biaya makan narapidana kurang lebih Rp 32 miliar.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cikarang Kabupaten Bekasi, Kadek Anton Budhiarta mengungkapkan, jumlah keseluruhan warga binaannya sekitar 1.674 orang. Warga binaan yang diajukan oleh Lapas Kelas III Cikarang untuk mendapatkan remisi di bulan Ramadhan ini berjumlah 675 orang.

Ia juga menyebutkan, anggaran Rp 32 miliar di bulan Ramadhan 2018 bukan dari segi menu makanan.

“Karena negara memberikan masa pidana untuk sekian ribu warga binaan di seluruh lapas yang berada-beda, jika itu dikalikan dengan indeks per hari, negara maksudnya Rp 32 miliar,” ulas Kadek di ruang konferensi pers. Rabu (13/06).

“Penghematan anggaran bukan dari menu makan, tapi adanya pengurangan masa pidana remisi, menu makan tetap tidak ada perubahan selama bulan Ramadhan,” tambah Kadek Kepada koransidak.co.id tadi.

Untuk menunya sendiri, Kadek mengatakan, ada perubahan karena harus disesuaikan dengan menu di bulan puasa.

“Jadi tiap harinya, kita berikan menu yang berbeda-beda. Seharinya dapat tiga kali makan yakni pagi, siang dan sore” jelas dia.

Sambung Kadek, selama bulan Ramadhan ada Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur tentang pengelolaan makanan, yakni pas saur dan berbuka puasa dengan indeks anggaran yang sama.

“Sedangkan untuk non muslim mengacu pada Permen yang seharinya tiga kali makan, ” pungkasnya. (*)

– Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM menyatakan pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1439 Hijriah tahun 2018, kepada warga binaan nara pidana kurang lebih 80 ribu orang, dari remisi tersebut negara telah menghemat anggaran biaya makan narapidana kurang lebih Rp 32 miliar.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cikarang Kabupaten Bekasi, Kadek Anton Budhiarta mengungkapkan, jumlah keseluruhan warga binaannya sekitar 1.674 orang. Warga binaan yang diajukan oleh Lapas Kelas III Cikarang untuk mendapatkan remisi di bulan Ramadhan ini berjumlah 675 orang.

Ia juga menyebutkan, anggaran Rp 32 miliar di bulan Ramadhan 2018 bukan dari segi menu makanan.

“Karena negara memberikan masa pidana untuk sekian ribu warga binaan di seluruh lapas yang berada-beda, jika itu dikalikan dengan indeks per hari, negara maksudnya Rp 32 miliar,” ulas Kadek di ruang konferensi pers. Rabu (13/06).

“Penghematan anggaran bukan dari menu makan, tapi adanya pengurangan masa pidana remisi, menu makan tetap tidak ada perubahan selama bulan Ramadhan,” tambah Kadek Kepada koransidak.co.id tadi.

Untuk menunya sendiri, Kadek mengatakan, ada perubahan karena harus disesuaikan dengan menu di bulan puasa.

“Jadi tiap harinya, kita berikan menu yang berbeda-beda. Seharinya dapat tiga kali makan yakni pagi, siang dan sore” jelas dia.

Sambung Kadek, selama bulan Ramadhan ada Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur tentang pengelolaan makanan, yakni pas saur dan berbuka puasa dengan indeks anggaran yang sama.

“Sedangkan untuk non muslim mengacu pada Permen yang seharinya tiga kali makan, ” pungkasnya. (*)

 

 

 


TAG