Belum Terima Honor, RT Se-Kab Bekasi Ancam Demo Pemkab

Bagikan Berita Ini
  • 241
    Shares

 

Penulis : Hamdan Bule

 

Ilustrasi

KORANSIDAK.CO.ID – Ketua RT Se Kabupaten Bekasi, hinggi kini belum menerima insentif atau gaji dari pemerintah. Meskipun sudah memasuki triwulan kedua bulan Juni ini, gaji honor ketua RT belum diterima.

Salah seorang Ketua RT di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi mengeluhkan belum sampainya honor RT sebesar Rp 500 ribu perbulannya. Ia mengaku, biasanya gaji honor RT tidak pernah telat dibayar Pemkab Bekasi.

“Ini sudah bulan Juni, sudah enam bulan, kami belum juga menerima honor. Sejauh ini tidak tahu apa alasannya. Bagaimana mau menaikan honor RT, yang ada saja sampai saat ini belum dibayarkan,” keluh salah seorang Ketua RT yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (10/6).

Dirinya berharap, Pemkab Bekasi peka terhadap kondisi para RT, karena kata dia, saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya bukan hanya RT, pegawai di pemerintahan desa semua membutuhkan anggaran untuk keperluan hari raya.

“Kita berharap secepatnya honor dibagikan sebelum lebaran, kita pegawai bawahan sangat membutuhkan honor tersebut untuk kebutuhan lebaran. Kalau turunya habIs lebaran saya rasa percuma, karena butuhnya sekarang ini menjelang lebaran,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, jika sampai hari Senin belum ada kepastian, pihaknya mengancam akan mendatangi kantor Pemkab Bekasi.

“Jika hari senin tidak ada keputusan, maka seluruh RT/RW Se-Kabupaten Bekasi akan berbondong-bondong datang ke Pemkab Bekasi menagih janji Bupati,” pungkasnya.

Keluhan RT/RW dibenarkan Sekretaris Forum Siskeudes Porsikasi, Kabupaten Bekasi Risan Kurniawan. Padahal menurutnya, secara administrasi persyaratan pencairan gaji pegawai  sudah lengkap.

“BA permohonan pencairan dari desa termasuk rekomendasi camat udah tidak ada masalah, saya juga tidak tahu penyebab keterlambatanya,” kata Risan.

Risan menjelaskan, bukan hanya berita acara (BA) RT/RW saja, namun BA yang lain pun sudah selesai. Berita acara yang sudah selesai diantaranya BA pencairan petugas penggali kubur, BA Pencairan Dana Alokasi Desa tahap I dan II, BA pencairan Dana Desa Tahap I dan II.

“Bahkan BA untuk permohonan pencairan dana bantuan Pilkades serentak semunya sudah rapih dan udah diserahkan ke DPMD,” terangnya.

Dirinya menjelskan, hasil konfirmasi pihaknya ke DPMD, semua berkas yang usah masuk ke DPMD sedang di proses. “Semoga sampai hari senin udah ke transfer ke rekening desa,” ujarnya berharap.

“Jika hari senin anggaran tersebut sudah masuk ke dalam rekening desa, apakah  Bank Jabar bisa mencairkan anggaran tersebut,” pungkasnya. (*)