Timur Suri, Buah Idola Warga Bekasi di Bulan Ramadhan

Bagikan Berita Ini

reporter: karta sasmita

KORANSIDAK.CO.ID – Sejumlah petani di wilayah utara Kabupaten Bekasi memanen timun suri sejak sebelum hingga memasuki puasa Ramadhan kali ini, lantaran permintaan buah itu sangat tinggi. Karena memang puasa Ramadhan ini identik dengan Timun Suri untuk buka puasa.

Naun (64), salah seorang  petani timun suri  kepada koransidak.co.id, di kebunnya mengatakan, sejumlah petani yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi sudah beberapa kali panen Timun Suri termasuk di kebunnya sejak awal puasa Ramadhan ini.

“Kita merasa terbantu dari penghasilan Timun Suri ini karena permintaan pedagang buah itu banyak setiap puasa Ramadhan,” katanya.

Pascapanen padi, terang Ki Gebos (56), petani di wilayah utara Kabupaten Bekasi biasanya rutin beralih fungsi menanam Timun Suri menjelang Ramadhan.

Selain mudah dan cocok dikembangkan, harga Timun Suri  bisa stabil hingga Lebaran.

“Mungkin lahan pertanian sawah tadah hujan di wilayah utara Kabupaten Bekasi potensial ditanami berbagai jenis Timun Suri, Belewah juga semangka,” katanya.

Ondi (54), petani lain mengaku, menanam Timun suri di daerah utara Kabupaten Bekasi itu akan bisa menguntungkan petani, karena modal cepat kembali, usia tanaman tersebut kurang lebih dua bulan. Apalagi, harga timun suri dari mulai panen itu bisa bertahan tinggi,jika  banyak  permintaan pedagang di bulan Ramadhan.

Seperti lahan pertanian di Blok 2 Belendung, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan ini, masih kata dia, merupakan sawah tadah hujan maka tanaman hemat air seperti Semangka dan Timun Suri itu cocok dikembangkan, karena musim kemarau sering kesulitan air.

“Lahan pertanian sawah tadah hujan di utara Kabupaten Bekasi berpotensi untuk mengembangkan tanaman semusim, memasuki musim kemarau. Karena kata dia, jika petani memaksakan tanam padi maka sering gagal panen, pilihan menanam Timun Suri akan membantu penghasilan petani,” pungkasnya. (*)

editor: budhie uban