Muktamar JATMI ke-XI, ini Pesan KH. Ahmad

Bagikan Berita Ini
  • 8
    Shares

 

Reporter: Mufreni (Dade)
Editor: Hamdan Bule

 

KH. Ahmad Khoirun Nasikhin Al Mursyid (Rois Am DPP Jatmi), Ketua Umum Jam’iyyah Alhi Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia (JATMI), KH. Muhammad Tauhid, MSi, Wakil Ketua Umum Alhi Thoroqoh Mu’tabaroh Indonesia (JATMI), Prof. Anggawana Phd, Penasehat JATMI, KH. A. Bajuri, Sekjen JATMI, KH. H. Miftahul Falah, Penasehat JATMI, KH. Syafii HM, Wakil Ketua JATMI, KH. Mukalas Sy. Krat Andy Nagoro, Wakil Ketua JATMI, Ir. Prio Umoto, Wakil Sekjen JATMI, KH. M Saudin Kurniawan, Jumat (16/3) malam, saat acara konferensi pers Hasil Muktamar XI Jam’iyyah Ahli Thorigoh Mutabaroh Indonesia (JATMI), di Ruang Pen house 9011 hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

KORANSIDAK.CO.ID – Organisasi massa yang terhimpun dalam Jam’iyyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia (JATMI) siap menjadi solusi dan mitra utama menyelesaikan kemelut bangsa Indonesia di tahun politik. Dunia saat ini maupun esok dalam NKRI yang adil, makmur, dan mendapatkan pengampunan dari Allah yang Maha Esa.

“Dalam JATMI merekomendasikan dan menyerukan fatwa bertekad untuk membantu menyelesaikan kemelut bangsa Indonesia dan hasil Muktamar JATMI yang ke-XI yang berlangsung 10-12 Maret 2018, dihadiri sekitar 500 pengurus JATMI di seluruh Indonesia juga merekomendasikan,” kata KH. Ahmad Khoirun Nasikhin Al Mursyid (Rois Am DPP Jatmi)

Hal itu disampaikan KH. Ahmad Khoirun Nasikhin Al Mursyid, saat acara konferensi pers Hasil Muktamar XI Jam’iyyah Thoriqoh Mutabaroh Indonesia (JATMI), yang dilaksanakan tanggal 10-12 Maret 2018 di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Akn Marzuki Selempung Dukuh Setipati Jawa Tengah Indonesia “Solusi Menyelesaikan Kemelut Bangsa, Memperkokoh Persatuan & Kesatuan NKRI”, di Ruang Pen house 9011 hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (16/3) malam.

Lebih lanjut, KH. Ahmad mengatakan segenap anak bangsa untuk selalu berdzikir dan senantiasa berdoa agar NKRI yang kita cantai tetap diberkahi oleh Allah SWT.

Mendukung pemerintah yang sah dari mengimbau dalam pembangunan tidak hanya fokus pada insfrastruktur fisik, tapi juga penting untuk membangun mental dan spritualitas bangsa ini agar menjadi bangsa beriman, taqwa, maju dan beradab.

“Di tahun politik ini, menyerukan agar semua pihak mengedepankan akhlakul karimah dan menjaga keutuhan NKRI, ukhuwah wathoniyah, ukhuwah insaniyah, ukhuwah islamiyah. Menolak adanya pemberitaan yang tidak sesuai dengan kebenaran (Hoax), merupakan faktor yang sangat harus diperhatikan karena merupakan cara untuk mengakibatkan memecah belah bangsa, menolak tempat ibadah sebagai tempat palitisasi massa untuk mencapai dukungan dalam berpolitikan,” ujarnya.

Sebagai wadah pemersatu umat, JATMI juga mendukung dan mendorong penuh lembaga resmi KPK untuk memberantas segala tindakan KKN sampai ke akar-akarnya. Perlu menekankan perlunya sosialisasi dan merangkul masyarakat di luar organisasi untuk memperkuat NKRI,memperkuat dzikir dan spiritualitas bangsa untuk Indonesia yang kokoh.

Pada Desember 2016, Kementerian Komunikasi dan Informatika menutup 800.000 situs Hoax di Indonesia. JATMI dalam perannya mendukung penuh Menkominfo, Bapak H. Rudiantara, S.Stat, MBA., yang meminta kepada masyarakat untuk tidak terjebak dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar (valid), dan mengedepankan sikap tabayyun dalam mencari informasi dan data yang sebenar-benarnya. (*)